Suka dengan Gaya Skandinavia? Ini 5 Langkah Penerapannya di Rumah

Dengan nuansa clean look, membuat gaya desain Skandinavian cocok untuk diterapkan pada hunian dengan lahan yang minimalis.

interior gaya skandinavian, rumah, apartement
(Foto: decoist)

RumahHokie.com (Jakarta) – Gaya Skandinavia pada interior rumah maupun apartemen saat ini tengah diminati banyak kalangan, terutama bagi generasi milenial. Tampilannya yang sederhana namun tetap berkesan elegan, menjadi daya tarik dari model rancangan tersebut.

Dengan nuansa clean look, membuat gaya desain Skandinavia cocok untuk diterapkan pada hunian dengan lahan yang minimalis. Sebenarnya, untuk menerapkan gaya Skandinavia pada dekorasi ruang tidaklah sulit lho, Hokie People.

Hal itu dikarenakan terdapat ciri dan prinsip tertentu yang bisa Anda kenali. Lalu, apa saja prinsip-prinsip yang harus ada dalam gaya interior Skandinavia. Simak penjelasannya berikut ini.

Penerapan material alam
Gaya Skandinavia pertama kali muncul di negeri Nordic, seperti Swedia, Norwegia, Islandia dan lain sebagainya Di negara-negara tersebut, hunian banyak dibangun dekat dengan alam, seperti di pinggiran hutan ataupun di tengah perkebunan.

Baca Juga: Yuk Intip Kamar Anak Ala Sabai dan Ringgo yang Bergaya Skandinavian

Maka dari itu, salah satu prinsip dasar dari desain Skandinavia adalah hadirnya elemen natural. Prinsip desain Skandinavia tersebut diejawantahkan dengan penggunaan material kayu pada elemen seperti lantai, perabot furnitur, bahkan dinding.

Memiliki garis desain yang sederhana
Prinsip gaya Skandinavia memang lekat dengan garis desain yang minimalis tanpa elemen dekoratif yang berlebihan. Anda akan sangat jarang menemukan bentuk-bentuk asimetris dan juga terlalu abstrak pada desain-desain hunian Skandinavia.

Baca Juga: Dirancang Kekinian, Apartemen Skandinavia Diminati Masyarakat

Namun demikian, bukan berarti garis desain yang sederhana tersebut membuatnya monoton. Akan tetapi menjadikannya gaya minimalis yang elegan.

Identik dengan ruangan terbuka dan terang
Kedekatan dengan alam juga membuat prinsip desain hunian ini sangat identik dengan pencahayaan alami. Rumah-rumah yang menerapkan desain Skandinavia umumnya akan memiliki jendela kaca yang relatif besar untuk memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara.

Tentu ini menjadi nilai tambah karena, pemilik properti dapat menekan penggunaan lampu yang akan berdampak pada hematnya biaya tagihan listrik.

Menggunakan dominasi palet warna netral
Penerapan palet warna pada gaya interior Skandinavia tentu tidak akan jauh dari unsur alam. Warna-warna kontras yang mencolok akan sangat jarang Anda temui pada rancangan ruangan dengan nuansa tersebut.

Baca Juga: Hanya dengan 4 Langkah, Anda Bisa Menata Interior Selayaknya Desainer

Pada umumnya, desain Skandinavia akan menggunakan warna netral seperti putih dan abu-abu yang dipadukan dengan warna-warna pastel yang kalem. Kalaupun ada penerapan warna terang, seperti merah atau kuning, hanya menjadi aksen dari ruangan saja.

Mengutamakan fungsional dan ergonomis
Tak sebatas penerapan garis desain yang sederhana saja, akan tetapi gaya Skandinavia juga mengutamakan prinsip fungsional dan ergonomis yang dapat mendukung kenyamanan penghuni dalam beraktivitas di huniannya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda