Pemilu dan Suku Bunga Dongkrak Permintaan Properti di Australia

Pemburu properti Australia sebenarnya masih ada dan siap untuk menggelontorkan uangnya, mereka hanya memilih waktu yang tepat untuk membeli.

infinity-by-crown-group-sydney-australia-baru-2019-rumahhokie-dok
Infinity by Crown Group

RumahHokie.com (Jakarta) – Setelah Reserve Bank Australia memangkas suku bunga acuan dari 1,5% menjadi 1,25% (rekor suku bunga terendah), tingkat kepercayaan konsumen di Negeri Kanguru tersebut meningkat. Bahkan, para ekonom percaya akan terjadi satu atau dua kali penurunan suku bunga lebih acuan di tahun ini.

Penurunan suku bunga acuan ini disambut baik oleh konsumen dan investor properti. Hal ini ditambah dengan hasil pemilihan Federal baru-baru ini, dimana Partai Liberal tetap berkuasa untuk periode selanjutnya, sehingga dinilai akan memberikan kepastian lebih di pasar hunian di Australia.

Baca Juga: Crown Group Hadirkan Penthouse Mewah Seharga Rp70 Miliar di Sydney

Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group—pengembang properti yang berbasis di Sydney Australia—mengatakan, dia telah melihat lonjakan aktivitas pembeli dalam dua minggu terakhir, sebagai reaksi dari hasil pemilihan umum.

“Hal ini diperkuat oleh keputusan terbaru dari Australian Prudential Regulation Authority (APRA) untuk melonggarkan pembatasan pinjaman untuk para pembeli hunian, dan sekarang, penurunan suku bunga terbaru,” kata Iwan Sunito dalam siaran pers yang diterima RumahHokie.com.

Baca Juga: Bangun Eastlakes Live, Crown Group Garap Kawasan Timur Sydney

Dia mengatakan, Crown Group telah menikmati awal yang baik di tahun ini, di mana penjualan meningkat secara eksponensial sejak Januari hingga 60% setiap bulannya.

Dari Januari, penjualan meningkat dua kali lipat dalam sebulan, lalu naik tiga kali lipat dari Februari ke Maret, lalu naik 25% menjadi 11 penjualan di bulan April.

“Tim penjualan kami mengalami lonjakan besar dalam permintaan sebagai hasil dari hasil pemilihan Federal dan keputusan APRA dalam dua minggu terakhir. Namun, ini merupakan kelanjutan dari tren yang dimulai sejak pergantian tahun ketika investor dalam negeri Australia dan luar negeri mulai kembali ke pasar dan mencari peluang baru untuk membeli,” imbuhnya.

Baca Juga: Gandeng G3 Projects, Crown Group Bangun Proyek Pertama di Melbourne

Lebih lanjut, Iwan mengharapkan pendapatan Rp200 miliar lagi dalam penjualan pekan ini dan di paruh kedua tahun ini. Hal ini diperkuat dengan penjualan di Mastery by Crown Group dan Eastlakes Live by Crown Group meningkat dari bulan ke bulan.

“Pemburu properti ada di luar sana dan mereka siap untuk menggelontorkan dananya, mereka hanya memilih waktu yang tepat, dan sekarang waktunya lebih baik dari sebelumnya,” papar Iwan.

Baca Juga: Crown Group Bangun Enam Proyek di Tiga Kota Pendidikan Australia

Iwan Sunito mengatakan, tim penjualannya masih melihat permintaan yang besar dari pembeli kami untuk enam proyek pengembangan yang sedang dibangun Crown Group di Sydney, Melbourne, dan Brisbane.

“Kami berharap akan melihat lonjakan penjualan di bulan Juni, Juli, dan Agustus, serta jumlah peminat yang besar pada proyek baru kami di West End Brisbane akhir tahun ini,” katanya.

Menurutnya, kepercayaan pasar telah kembali karena fundamental ekonomi Australia masih sehat, pertumbuhan ekonomi solid, suku bunga dan inflasi rendah, tingkat pengangguran rendah—dan sebagai hasil dari setiap kebijakan yang memungkinkan keuangan dijamin lebih cepat dan mudah akan menanamkan rasa percaya diri bagi para pembeli properti.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda