Suprajarto Tampik Posisi Dirut BTN, Pengamat: Percayakan Direksi dari Internal

Publik berhak mengetahui apa yang terjadi, karena begitulah watak akuntabilitas dan transparansi dalam Good Corporate Governance, apalagi bank BUMN yang sudah “Tbk”.

rumah subsidi cikarang - SPS Group - rumahhokie - anto erawan - dok
Rumah subsidi di kawasan Cikarang (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Publik heboh, Suprajarto yang sebelumnya Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk gelar jumpa pers menolak dijadikan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) sebagai hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (29/8/2019).

Hal ini mendapat tanggapan dari Muhammad Joni, Managing Director Smart Property Consulting (SPC). Menurutnya: “tiap bank plat merah memiliki dinamika dan tantangan tersendiri, seperti Bank BTN yang khas dan fokus pembiayaan perumahan bersubsidi.”

Baca Juga: Suprajarto Tolak Jabatan Direktur Utama Bank BTN

Di banding bank BUMN lain, imbuh Joni, Bank BTN adalah pemain utama dalam penyaluran FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) dan berpengalaman panjang menangani masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Perlu sentuhan khas pada BTN yang fokus pembiayaan bersubsidi bagi MBR,” jelas Muhammad Joni kepada RumahHokie.com, Jumat (30/8/2019).

Namun menurut praktisi hukum properti itu, publik berhak mengetahui apa yang terjadi, karena  begitulah watak akuntabilitas dan transparansi dalam Good Corporate Governance, apalagi bank BUMN dan perusahaan publik yang sudah “Tbk” pula.

Baca Juga: Suprajarto Gantikan Maryono Sebagai Direktur Utama Bank BTN

Joni menganalisa, peran Bank BTN saat ini paling diharapkan masyarakat dalam pembiayaan rumah tinggal bagi MBR lewat inovasi skim pembiayaan mengatasi backlog perumahan.

“Kita sayang, penuh harapan dan peduli pada BTN yang punya tugas khusus dan misi khas pembiayaan perumahan rakyat. Apalagi sedang giatnya Program Sejuta Rumah, karena perumahan itu amanat  konstitusi. BTN harus giat dalam inovasi, inovasi, inovasi pembiayaan MBR dan developer rumah bersubsidi,” papar Joni yang juga menjabat Ketua Masyarakat Konstitusi Indonesia (MKI).

Baca Juga: Dana FLPP Habis, Bank BTN Beri Tiga Solusi KPR Rumah Murah

Menanggapi tipe kepemimpian apa yang diperlukan BTN saat ini untuk inovasi akses pembiayaan kepada MBR, Joni percaya human capital internal BTN memiliki kapasitas menakodai BTN melanjutkan transformasi kelembagaan dan ekologi pembiayaan perumahan yang sedang berlangsung. Itu hanya dimengerti orang dalam Bank BTN. Tentu saja membutuhkan pemimpin yang menjadi role model khas BTN.

“Karena Suprajarto enggan menjadi orang nomor satu BTN, Bank BTN wajib menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan Direktur Utama. Jika belum, untuk mengisi kekosongan jabatan sementara waktu Dewan Komisaris BTN dapat menunjuk salah seorang anggota Direksi sebagai Plt Direktur Utama sesuai UU No.40/2007 tentang Perseroan Terbatas serta Anggaran Dasar perseroan,” pungkas penulis buku ‘Ayat-Ayat Perumahan Rakyat’ ini.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda