TACO Dorong Wirausahawan Milenial untuk Berbisnis Interior

TACO Group bangun strategi dalam menggaet dan mendukung pengusaha milenial kreatif di industri desain interior Indonesia.

Taco, Generasi Milenial
(Foto: dok. Taco)

RumahHokie.com (Tangerang) – Berdasarkan data dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia, pertumbuhan industri desain interior memiliki kontribusi sebesar 7,33% dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui inisiasinya, TACO Group, produsen High Pressure Laminates (HPL) di Indonesia, ingin mengambil peran dengan mengangkat potensi industri desain interior dan memberdayakan minat wirausaha generasi milenial terhadap industri tersebut.

“Kami ingin mengambil peran dengan mengangkat potensi industri desain interior. Terutama karena sektor ini didukung oleh sumber daya yang melimpah. Mulai dari sumber daya manusia, tersedianya pilihan material, hingga sumber ide inspiratif yang bisa dimanfaatkan,” papar Satria Utama, VP Marketing TACO, dalam gelaran Indobuildtech, Kamis (21/03/2019) di ICE BSD, Tangerang.

Baca Juga: TACO Tawarkan Solusi Bagi Pebisnis Properti untuk Pikat Pasar Milenial

Dia mengatakan, padahal banyak masyarakat Indonesia dari generasi milenial yang kreatif. Namun nyatanya,jumlah entrepreneur di Tanah Air masih rendah, terutama dalam industri desain interior.

Lebih lanjut Satria menerangkan, TACO ingin memberdayakan industri interior melalui strategi dengan membangun pabrik yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Hal itu dilakukan demi menyediakan bahan terjangkau di seluruh indonesia untuk produksi furnitur yang diperlukan para entrepreneur guna mendukung usaha mereka.

Baca Juga: Bagaimana Generasi Milenial Memilih Desain Rumah MIliknya?

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Alex Bayu, desainer interior dan Founder Genius Loci, memaparkan bahwa pegiat desain interior Indonesia sudah cukup kreatif. Apalagi industri desain telah berevolusi menjadi sebuah komoditas yang dapat diakses oleh berbagai kalangan.

“Masih banyak entrepreneur milenial yang belum menyadari bahwa industri interior ini memiliki potensi tinggi. Tak hanya itu, mereka juga belum menunjukkan ketekunan dan tekad yang gigih, kurang adaptif pada desain-desain baru yang rumit,” kata Alex.

Baca Juga: Seperti Apa Minat Generasi Milenial Terhadap Properti?

Industri furnitur tumbuh positif seiring dengan perkembangan desain interior yang didukung oleh e-commerce.

Selain ditargetkan mencetak pertumbuhan sebesar 16% oleh Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI), pembelian furnitur dari situs e-commerce alami peningkatan, yakni sebesar 23% dibandingkan tahun 2017.

 

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda