Tahun ini, Kementerian ATR/BPN Rilis Aplikasi e-office dan Smart PTSL

Semua arsip pertanahan akan di-scanning dan dimasukkan ke dalam aplikasi e-office, sehingga lebih mudah dalam penyimpanan dan pencariannya.

e-commerce - properti - real estate - rumahhokie - dok
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Sebagai bentuk program reformasi birokrasi dengan penerapan e-government, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tahun ini akan menerapkan aplikasi e-office.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil mengatakan, sistem manual yang selama ini dijalankan oleh Pemerintah dianggap tidak efektif dan efisien, karena membutuhkan waktu dan tenaga dalam proses pendistribusian dokumen.

Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Kembangkan Aplikasi Penilaian Tanah Massal

Masalah lainnya dalam sistem manual adalah penyimpanan dokumen yang membutuhkan banyak ruangan di kantor yang menjadikan ruangan kantor menjadi semakin sempit dan berantakan. Sementara itu dalam hal pencarian dokumen juga sulit apabila dokumen tersebut tidak disimpan dengan teratur.

“Di Indonesia, e-office saat ini lebih banyak digunakan oleh kalangan swasta. Untuk di kalangan pemerintahan, e-office baru saja dikembangkan pemanfaatannya,” jelas Sofyan dalam siaran pers yang dirilis Kementeria ATR/BPN.

Baca Juga: Tahun Ini, Kementerian ATR/BPN Lakukan Digitalisasi Arsip Pertanahan

Dia menuturkan, Kementerian ATR/BPN yang memiliki target pendaftaran tanah sedemikian banyak tentu akan menghasilkan dokumen arsip pertanahan yang banyak pula. Dengan demikian, diperlukan pengelolaan arsip pertanahan yang modern dalam bentuk aplikasi e-office.

“Semua arsip pertanahan akan di-scanning dan dimasukkan ke dalam aplikasi e-office, sehingga lebih mudah dalam penyimpanan dan pencariannya,” ungkap Sofyan A. Djalil.

Baca Juga: Rangkul BSSN, ATR/BPN Kembangkan Sistem Sertifikat Elektronik

Dia mengatakan bahwa saat ini adalah era-nya digital termasuk pengelolaan dokumen terlebih lagi arsip pertanahan. Dengan penggunaan e-office Kementerian ATR/BPN nantinya sudah tidak menyimpan arsip pertanahan dalam bentuk fisik kertas.

“Semuanya sudah digital, arsip fisik kita serahkan saja kepada pemilik tanah untuk merawatnya, seperti kepolisian yang sudah tidak lagi menyimpan faktur kendaraan,” ujar Sofyan.

Baca Juga: Inilah Tujuh Jenis Lahan Sumber Objek Bank Tanah

Terkait capaian Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Sofyan mengungkapkan pendaftaran tanah melampaui target yang telah ditetapkan di 2018. Lebih lanjut dia mengatakan, tahun ini akan menggunakan aplikasi yang memudahkan dalam PTSL yaitu Smart PTSL.

“Saya berharap dengan teknologi dan aplikasi yang modern, kerja kita semakin efektif dan efisien, sehingga capaian tahun ini dapat melampaui target yang telah ditetapkan seperti tahun 2018 bahkan lebih,” pungkas Sofyan.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda