Tahun Ini The Oasis Cikarang Luncurkan Dua Produk Hunian Baru

Tower Acacia sudah terjual 70% dari 702 unit yang dipasarkan. Menurut rencana, proses konstruksi Tower Acacia akan dimulai Februari 2017.

RumahHokie.com (Cikarang) – PT Nusantara Prospekindo Sukses—anak usaha PT Cowell Development Tbk, (COWL)—optimistis menyambut 2017. Sejumlah produk baru di The Oasis Cikarang tengah dipersiapkan.

Setidaknya ada dua produk baru akan diperkenalkan, yakni tower apartemen ketiga dan hunian tapak Pinewood extension. Demikian penuturan Supriantoro, Director Sales & Marketing PT Nusantara Prospekindo Sukses saat ditemui RumahHokie.com, Senin (9/1/2017).

“Tahun 2017 ini kami akan meluncurkan tower ketiga, setelah Mahogany dan Acacia. Mengenai nama, sedang kami persiapkan. Yang jelas nama pohon, sesuai dengan konsep pengembangan The Oasis, yakni green mixed use development,” jelas pria yang akrab disapa Anto ini.

Dia memaparkan, cluster Pinewood extension akan diperkenalkan pada semester kedua 2017. Sebanyak 110 unit rumah tapak akan dipasarkan, sebagian besar merupakan unit tiga kamar tidur.

Baca Juga: Jelang Serah Terima, Lexington Residence Laku Keras

“Rencananya, unit-unit rumah di Pinewood extension akan lebih besar dari cluster Pinewood, karena unit tiga kamar tidur lebih mudah terserap pasar,” kata Supriantoro.

Progres The Oasis Cikarang
Lebih lanjut, Supriantoro mengungkapkan, tower perdana, Mahogany sudah dihuni. Di sini, pihak pengembang menjual delapan unit kios untuk mendukung kegiatan sehari-hari para penghuni.

Tower Mahogany (Foto: Anto Erawan)
Tower Mahogany (Foto: Anto Erawan)

“Dengan luas berkisar 43 meter persegi hingga 98 meter persegi, masing-masing unit dijual Rp2,5 miliar hingga Rp3,8 miliar. Unit-unit ini cocok untuk bisnis mini market, laundry, dan lain-lain,” katanya.

Sementara itu, Tower Acacia sudah terjual 70% dari 702 unit yang dipasarkan. Menurut rencana, proses konstruksi Tower Acacia akan dimulai Februari 2017.

Unit tipe studio di Tower Acacia ditawarkan Rp400 jutaan, tipe 1 kamar tidur Rp700 jutaan, sementara tipe 2 kamar tidur Rp900 jutaan.

Di sisi lain, hunian tapak Cluster Pinewood yang dipasarkan di 2016 lalu menangguk sukses. Dari sebanyak 81 unit rumah yang ditawarkan, pengembang berhasil menjual 90%.

Pinewood menyasar pekerja dari level manager ke atas yang memiliki anak. Dengan tipe dua kamar tidur dan tiga kamar tidur (LB/LT: 45/72, 55/85, dan 69/96), PT Nusantara Prospekindo Sukses mematok harga Rp1 miliar – Rp1,6 miliar per unit.

“Saat ini tengah dilakukan pembangunan infrastruktur, lansekap, gate, dan fasilitas club house,” katanya.

Capital Gain dan Rental Yield
The Oasis Cikarang sendiri, tuturnya, merupakan kawasan green mixed use development yang mengusung konsep mata air yang berada di tengah kawasan hunian. Berlokasi lima menit dari pintu tol Cikarang Barat, proyek ini dikelilingi lebih dari 2000 industri besar berskala nasional maupun internasional.

“Di atas total lahan seluas 13,4 hektar ini merangkum tujuh menara apartemen, perkantoran, hotel, Rumah Sakit Omni, dan corporate housing, serta didukung fasilitas lengkap, seperti infinity pool, exclusive club house, dan sport club. Fasilitas yang jadi andalan adalah Central Park, taman 1,3 hektar yang berada di tengah The Oasis Cikarang,” papar Supriantoro.

Dia menjelaskan, capital gain Tower Mahogany dan Acacia mencapai 15% per tahun. Sementara, potensi sewa di The Oasis dan Cikarang melebihi kawasan lain, karena merupakan daerah pilihan ekspatriat.

”Rental yield bisa mencapai 20% – 25% per tahun. Jadi, untuk apartemen dua bedroom bisa mendapat sewa Rp250 juta per tahun, padahal investasinya ‘cuma’ Rp900 juta,” urai Supriantoro.

Primadona Pengembang dan Investor
Supriantoro menerangkan, Cikarang adalah kawasan primadona bagi developer dan investor properti. Pasalnya, Cikarang merupakan kawasan industri yang dihuni sekitar 12.000 ekspatriat yang berasal dari Jepang (32%), Korea Selatan (26%), sementara sisanya berasal dari China, Vietnam, Thailand, Malaysia, Singapura, Inggris, dan Amerika Serikat.

Komunitas ekspatriat yang besar ditambah infrastruktur yang baik, membuat properti Cikarang kian berkembang.

“Dulu di Cikarang cuma ada Lippo dan Jababeka, sekarang ada 14 developer yang mengembangkan properti high rise. Tahun ini, Cikarang juga akan terhubung dengan kawasan industri MM2100—selama ini hanya dapat ditempuh dari jalur tol,” ujarnya.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda