Taman Mampu Menciptakan Hunian Lebih Sehat dan Berkualitas

Penempatan taman tidaklah membutuhkan area yang besar dan luas. Cukup dengan sentuhan yang tepat, konsep taman dinding akan terlihat menawan.

Roof garden biasanya difungsikan sebagai pengganti atau penutup atap

RumahHokie.com (Jakarta) Estetika bentuk yang baik, dapat terlihat tak hanya dari tampilan huniannya saja. Agar terlihat lebih sehat dan berkualitas, ada baiknya mengadopsi taman hijau di sudut ruang tertentu.

Bosan dengan desain taman horisontal pada umumnya, untuk mempercantik tampilan taman hunian Anda, ada lho penerapan taman yang unik dan inspiratif.

Ya, agar hunian berkesan lebih hijau, ada baiknya menghadirkan taman vertikal. Selain memberi efek segar. Dinding eksterior pun akan terkesan lebih hidup.

Taman vertikal dapat diadopsi pada sudut tertentu. Selain dapat membersihkan udara, tampilannya pun mampu memberikan sentuhan yang menarik. Estetika yang dihasilkan dapat mempercantik wajah eksterior.

Menghadirkan taman seperti ini tidaklah membutuhkan area yang besar dan luas. Cukup dengan sentuhan tanaman yang tepat, konsep taman dinding akan terlihat menawan. Sebab tujuan mengadopsi taman tersebut adalah untuk menciptakan rumah sehat dan lingkungan yang berkualitas.

Berikut ini beberapa kreasi taman vertikal, untuk dapat diaplikasi di hunian Anda, terutama menyiasati seberapa luas lahan yang hendak dibutuhkan untuk menciptakan taman vertikal.

Taman dinding
Umumnya taman seperti ini disebut dengan wall garden. Prinsip utamanya memanfaatkan dinding bagian luar sebagai media tanam. Taman dinding dibangun secara vertikal mengikuti desain dinding rumah. Untuk merawatnya, kita memerlukan saluran air yang dibuat mengikuti struktur taman dinding tersebut.

Untuk menghasilkan tampilan yang menarik, rumah tak harus besar, rumah mungil pun mampu tampil cantik dengan mengadopsi taman dinding. Rumah Anda jadi sehat dan nampak semakin segar.

Taman vertikultur
Taman vertikultur hampir mirip dengan wall garden. Bedanya, area taman ini lebih kecil. Area taman yang berdimensi mungil, bisa mengaplikasikan taman vertikultur. Ciri khas utamanya adalah berupa penggunaan rak-rak sebagai media penempatan tanaman yang menggunakan pot atau polybag.

Tingginya pun tidak seperti taman dinding, sehingga penyiraman dan perawatannya lebih praktis, tanpa harus membuat saluran air permanen.

Taman atap
Pilihan taman lain yang dapat diaplikasikan di rumah adalah roof garden. Letaknya berada di atas rumah sebagai pengganti atap. Desain taman ini difungsikan sebagai penutup atap.

Elemen bangunan yang menjadi perhatian untuk mengaplikasikan taman ini, satu diantaranya adalah plafon. Ya, agar taman berfungsi dengan baik, plafon baiknya dicor.

Untuk pemilihan tanamannya sendiri, baiknya mengadopsi tanaman merambat. Selain mudah tumbuh menutupi atap, perawatan juga mudah dilakukan. Tak hanya menarik, rumah akan terlihat asri dengan tampilan taman yang menawan.

Dedy Mulyadi

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda