Tantangan Utama Pengembangan Bisnis Real Estate Masa Depan

Dengan bantuan teknologi, membuat real estate perkotaan, jaringan infrastruktur sert layanannya menjadi saling terhubung dan memiliki koneksi yang pintar.

Kota Masa Depan-RumahHokie.com-sabervivirtv
Ilustrasi kota masa depan. (Foto: sabervivirtv)

RumahHokie.com (Jakarta) – Seiring dengan berkembangnya inovasi di bidang teknologi, menjadikan kota-kota di Asia Pasifik semakin pintar. Akan tetapi masyarakat dunia tetap harus bersiap diri untuk menghadapi resiko keamanan di segala bidang, termasuk di dalam bisnis real estate.

Laporan yang dirilis oleh JLL Asia Pacific bersama Tech In Asia, menganalisa bahwa terdapat konvergensi antara real estate dan teknologi di 13 negara.

Dengan bantuan teknologi, membuat real estate perkotaan, jaringan infrastruktur serta layanannya menjadi saling terhubung dan memiliki koneksi yang pintar.

Baca Juga : Membaca Arah Perkembangan Bisnis Kantor di Masa Depan

Contohnya saja, negara India telah mengumumkan niatnya untuk menjalankan program Misi Kota Cerdas di 100 kotamadya di wilayahnya.

Sebelumnya, lebih dari 500 kota di China telah memulai transformasi cerdas mereka. Begitu pula dengan negeri Jepang dan Korea yang juga sudah menjalankan proyek smart city versi mereka.

Tren tersebut juga diikuti oleh beberapa kota di Asia Tenggara. Kerjasama antara negara-negara ASEAN dengan Australia mengucurkan dana investasi senilai USD23 juta untuk mulai mengembangkan kota-kota pintar di Asia Tenggara.

Dalam siaran pers yang diterima oleh RumahHokie.com, Selasa (03/04/2018), Albert Ovidi, Chief Operating Officer JLL Asia Pacific berujar mempertimbangkan akselerasi wilayah dalam penggunaan Internet of Things (IoT) sangat penting bagi pengembangan sistem kota cerdas.

“Investasi infrastruktur digital semakin penting bagi kota-kota di seluruh dunia, untuk menciptakan lingkungan yang lebih layak huni dan menarik serta mempertahankan talenta terbaik,” katanya.

Baca Juga : JLL: Bisnis Berbasis Teknologi Bawa Angin Segar untuk Ruang Perkantoran di Jakarta

Menurut laporan ini, semakin industri real estat menjadi lebih maju secara teknologi, maka resiko keamanan di dunia maya juga semakin meningkat.

Proptech adalah alat utama dalam pengembangan kota di masa depan dan kami dalam bisnis real estate memiliki peran penting, terutama dalam pengembangan dan pengelolaan properti cerdas,” jelas Ovidi.

Proptech sendiri adalah penerapan teknologi yang mengoptimalkan (sub) proses atau model bisnis serta membangun model bisnis baru di industri properti atau real estate.

Adapun George Thomas, Chief Information Officer JLL Asia Pacific mengatakan banyak inovasi menarik yang dikembangkan di sektor proptech, seperti kontrol rumah pintar atau drone untuk manajemen properti.

“Dengan aplikasi inovasi tersebut, mampu memberikan penggunanya dalam hal menghemat waktu, uang dan energi,” pungkas Thomas.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda