Targetkan Pertumbuhan KPR 7%, Bank BCA Tawarkan Bunga 4,63%

KPR BCA juga menargetkan generasi milenial sebagai pangsa pasar potensial dengan menawarkan fitur khusus yang akan mempermudah mereka memiliki rumah pertama.

Felicia-Mathilda-Simon-bank-bca-expoversary-2020-kpr-bca-by-anto-erawan-rumahhokie-dok
Felicia Mathilda Simon, Executive Vice President Consumer Credit Business Bank BCA di BCA Expoversary 2020. (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Serpong) – PT Bank Central Asia, Tbk (Bank BCA) menargetkan pertumbuhan KPR (kredit pemilikan rumah) Bank BCA berkisar 6% – 7% di 2020 ini. Angka pertumbuhan tersebut masih sama dengan tahun sebelumnya, namun Bank BCA melihat prospek pasar KPR tahun ini sedikit lebih baik.

Hal tersebut dikatakan Felicia Mathilda Simon, Executive Vice President Consumer Credit Business Bank BCA saat ditemui RumahHokie.com di sela acara BCA Expoversary 2020.

Felicia menambahkan, jika dilihat dari aktivitas penjualan developer, tahun lalu para pengembang properti juga memiliki schedule yang padat. Sementara di sisi market pun, demand KPR masih terlihat cukup baik.

Baca Juga: Tiga Hari Berlangsung, BCA Expoversary 2020 Raih Transaksi Rp5,6 Triliun

“Hanya saja di 2019, terutama di kuartal pertama masih ada proses politik (Pilpres), sehingga konsumen sedikit teralihkan. Sementara di 2020, mulai Januari kami sudah bisa memberikan program-program KPR, sehingga kami harap hasilnya lebih baik,” kata Felicia.

Hal senada disampaikan Frans Sjarifudin, Senior Vice President Consumer Loan Bank BCA. Dia menuturkan, secara tidak langsung proses politik Tanah Air di tahun lalu berpengaruh kepada industri—dan proses ini telah berakhir di pertengahan tahun lalu.

“Sinyal positif terlihat di awal tahun ini, di mana beberapa developer sudah mulai meluncurkan produk baru. Selain itu, perekonomian global tahun ini sepertinya tidak akan diwarnai perang dagang yang panas antara AS – China seperti tahun lalu. Mudah-mudahan ini ada pengaruhnya. Kami sendiri positif melihat prospek tahun ini,” kata Frans.

Market Share KPR 19%
Menyoal segmen KPR yang dibidik, Felicia mengungkapkan, Bank BCA melayani semua segmen, mulai harga Rp170 juta sampai miliaran rupiah. Dari rentang yang begitu lebar, menurutnya, ada segmen yang paling tinggi dari sisi volume, yakni hunian dengan harga Rp500 jutaan – Rp1,5 miliar.

“Jika dilihat secara nasional, market share KPR BCA sekitar 19%. Ini karena kami tidak bermain di KPR FLPP. Jika tanpa KPR FLPP, pangsa pasar BCA nomer satu,” katanya.

Baca Juga: Keppel Land Akuisisi Lahan Bank BCA di CBD Jakarta

Di 2019 lalu, imbuhnya, KPR BCA lebih banyak membiayai rumah sekunder dengan porsi sekitar 80%. Menurutnya, hal ini disebabkan pasar sekunder tidak ada limitasi dari pasokan. Artinya, perseorangan pun bisa menjual rumah. Sementara untuk rumah primary masih tergantung pasokan yang disediakan pengembang.

“Selain itu, penjualan KPR kami paling kuat melalui channel kami di kantor cabang, dan konsumen di cabang lebih suka membeli rumah second,” ungkap Felicia yang memprediksi persentase KPR dari hunian secondary BCA tahun ini masih berkisar 80%.

Felicia-Mathilda-Simon-Frans-Sjarifudin-bank-bca-kpr-by-anto-erawan-rumahhokie-dok
Frans Sjarifudin, Senior Vice President Consumer Loan Bank BCA dan Felicia Mathilda Simon, Executive Vice President Consumer Credit Business Bank BCA saat berbincang dengan RumahHokie.com di ajang BCA Expoversary 2020. (Foto: Anto Erawan – RumahHokie.com)

Suku Bunga KPR Bersaing
Sementara itu, Frans mengatakan di 2020 ini Bank BCA menawarkan program KPR yang menarik, antara lain suku bunga yang bersaing.

“Kami menawarkan bunga KPR fixed satu tahun: 4,63%; fixed dua tahun 5,63%; dan bersaing tiga tahun 6%; dan fixed lima tahun 7%,” katanya.

Baca Juga: Gandeng 16 Pengembang Properti, BCA Expoversary 2020 Resmi Digelar

Di ajang BCA Expoversary 2020, jelasnya, Bank BCA juga memberikan diskon asuransi jiwa 15%, diskon biaya admin 50%. Sementara itu, 16 developer yang membuka booth juga memberikan subsidi bunga. Bahkan ada yang memberikan subsidi bunga 2%, sehingga bunga KPR-nya menjadi 2,63% fixed satu tahun.

Fitur KPR Bidik Generasi Milenial
Bertambahnya populasi generasi milenial juga dilirik Bank BCA sebagai potensi pasar KPR. Felicia mengatakan, pihaknya melihat ada kebutuhan KPR dari kelompok anak muda itu.

“Kami menyebut mereka first jobber, karena mereka baru memulai karir dengan income yang belum terlalu tinggi. Kami melihat ada kebutuhan untuk memberikan fitur KPR yang sesuai dengan keinginan mereka, dan  kami punya fitur yang cocok sekali. Jika mereka ambil fitur ini, mereka bisa mendapat angsuran awal yang lebih rendah dibanding KPR reguler,” urai Felicia.

Baca Juga: Inilah Ciri-ciri “Hunian Zaman Now” yang Diminati Generasi Milenial

Dengan fitur yang disebut “Angsuran Terencana’ tersebut, Bank BCA menyesuaikan besarnya angsuran dengan jenjang dari karir dan pendapatan generasi milenial. Dia memberi contoh, bila besaran angsuran KPR Rp2 juta per bulan, dengan  fitur ini, konsumen bisa membayar Rp250 ribu – Rp300 ribu lebih rendah dibanding KPR reguler.

“Memang, angsuran di awal lebih rendah, namun sesuai dengan kenaikan income mereka, perlahan-lahan besaran angsuran disesuaikan. Yang penting angsuran di awal lebih rendah, sehingga cita-cita mereka memiliki rumah bisa tercapai,” pungkasnya.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda