Teknologi OYO Diklaim Mampu Tingkatkan Okupansi Hotel Hingga 90%

Melalui Owner App yang dikembangkan OYO Hotels, pemilik penginapan bisa memantau operasional bisnis seperti arus kas, performa bisnis, harga, hingga review pelanggan.

Teknologi OYO Diklaim Mampu Tingkatkan Okupansi Hotel Hingga 90%
(Foto: whizsky)

RumahHokie.com (Jakarta) – OYO Hotels, jaringan perhotelan dunia, mengklaim bahwa
melalui platform digital milik mereka, perusahaan ini mampu membantu para mitranya di Indonesia dalam meningkatkan okupansi kamar hingga 90%.

OYO Hotels membantu mitra hotel mereka dalam mengelola operasional bisnis melalui solusi yang bersifat end to end, melalui teknologi yang menjadi DNA perusahaan tersebut.

Dilansir dari siaran pers yang diterima RumahHokie.com, Kamis (13/12/2018), Country Lead OYO Hotels Indonesia, Rishabh Gupta, mengatakan tak hanya membantu meningkatkan okupansi kamar, teknologi aplikasi mereka juga membantu pemilik hotel dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Baca Juga: Kerjasama dengan HK Realtindo, OYO Resmikan Amethyst Tower

“Dengan aplikasi yang kami miliki, masalah antrian check-in/check-out ketika peak season
bisa dikurangi, sehingga meningkatkan kepuasan tamu. Selain itu, dengan platform ini juga bisa mengatasi masalah sehari-hari dalam operasional hotel,” ujar Gupta.

Ia mencontohkan, misalnya ketika tamu ingin meminta layanan tertentu, biasanya hanya ada satu atau dua petugas hotel yang mengetahuinya dan akan diteruskan ke bagian terkait.

Akan tetapi dengan teknologi, manajer, pengelola hotel, maupun staf hotel lainnya juga bisa mengetahui sedari awal permintaan tamu melalui satu platform dan menghindari terjadinya miscommunication.

Baca Juga: Jaringan Hotel Asal India Resmi Beroperasi di Indonesia

Ada lima teknologi utama yang ditawarkan mereka untuk membantu para mitranya dalam menjalankan bisnis perhotelan, yakni OYO OS; Sistem Manajemen Properti; Owner App; Krypton App; Identifikasi Pola.

Menurutnya dengan adanya layanan teknologi yang terintegrasi juga akan membantu mitra hotel untuk bersaing di industri hospitality di Tanah Air.

Pasalnya, pada 2017 lalu Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia mencatat ada 290 ribu kamar dari 230 hotel berbintang di Indonesia.

Baca Juga: Kunjungan Turis Meningkat 10%, Bali Dibanjiri Pasokan Hotel Mewah

Dengan banyaknya pemain di industri ini, Gupta berpendapat pengelola hotel harus mampu menyajikan sesuatu yang berbeda agar tingkat okupansi kamar tetap tinggi, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi.

Sejak beroperasi di Indonesia, OYO telah bermitra dengan lebih dari 65 hotel. “Sebagai perusahaan jaringan hotel berbasis teknologi, kami memiliki tujuan untuk membantu mitra hotel mereka meningkatkan okupansi kamar dan memberdayakan banyak orang melalui lapangan pekerjaan baru” tutupnya.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda