Ternyata, Dua Bangunan Termahal di Dunia Ada di Mekkah

Selain menjadi tujuan ibadah haji dan umrah bagi umat Islam, kota suci Mekkah, Arab Saudi, juga menjadi lokasi dua bangunan termahal di dunia.

Royal Clock Tower dan Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi (Foto: pinterest.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Masjid Al-Haram (Masjidil Haram) di Mekkah, Arab Saudi, menduduki puncak daftar sepuluh bangunan termahal di dunia dengan biaya pembangunan mencapai GBP75 miliar atau sekitar Rp1.270 triliun.

Masjid yang menjadi kiblat umat Islam ini merupakan masjid terbesar di dunia dengan total area mencapai 356.800 m2. Demikian informasi yang dinukil dari laman homesandproperty.co.uk.

Baca Juga: Perubahan Gaya Hidup Bikin Investasi Properti di Amerika Kian Menarik

Bangunan peribadatan terbesar di dunia ini mengalahkan beberapa markah tanah (landmark) terkenal di dunia, seperti Marina Bay Sands di Singapura (Rp68 triliun), One World Trade Center—gedung yang dibangun di reruntuhan menara kembar World Trade Center—di New York, Amerika (Rp47,5 triliun), kasino terbesar The Cosmopolitan di Las Vegas (Rp49 triliun), dan Resorts World Sentosa di Singapura (Rp83 triliun).

Memiliki kabah sebagai bangunan sentral, Masjidil Haram mulai dibangun pada masa kepemimpinan khalifah kedua, Umar bin Khatthab, di tahun 17 Hijriyah (638 masehi).

Hingga saat ini, pemerintah Arab Saudi terus memperluas dan mempercantik masjid ini. Diperkirakan pembangunan akan rampung pada 2020 mendatang.

Menara Abraj Al-Bait
Dari sepuluh daftar gedung termahal di dunia, uniknya posisi kedua ditempati oleh Menara Abraj Al-Bait di Mekkah yang menelan investasi sekitar Rp186 triliun.

Dikenal sebagai Makkah Royal Clock Tower Hotel, menara Abraj Al-Bait memiliki jam terbesar di dunia dengan puncak setinggi 93 meter dan bulan sabit emas setinggi 23 meter.

Memiliki tinggi 581,1 meter, Abraj Al-Bait merupakan gedung tertinggi ketiga di dunia setelah Burj Khalifa di Dubai (828 meter) dan Shanghai Tower di China (632 meter).

Baca Juga: Mau Beternak Properti di Australia, Simak Resep Berikut ini

Dikutip dari laman Wikipedia, Kompleks bangunan ini dirancang oleh Dar Al Handasah Architects dan pelaksanaan pembangunannya dilakukan Saudi Binladin Group.

Berlokasi di seberang jalan Masjidil Haram, Abraj Al Bait sengaja dibangun untuk menampung jamaah haji yang semakin banyak setiap tahunnya.

Bisnis perhotelan di kota suci umat Islam ini memang tak terlepas dari banyaknya jamaah yang datang untuk haji maupun umrah. Itu sebabnya, Menara Abraj Al Bait dirancang untuk dapat menampung sampai dengan 10.000 orang tamu.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

 

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda