Tingkat Hunian Perkantoran CBD Jakarta Diprediksi Akan Membaik

Colliers International Indonesia memproyeksikan bahwa tingkat hunian perkantoran di CBD Jakarta akan membaik dan mencapai pada level 85% di tahun 2021 mendatang.

Pasar perkantoran Jakarta, Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, Pasar properti Jakarta Kuarta II-2019
(Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Tingkat hunian (okupansi) gedung perkantoran kawasan CBD Jakarta diprediksi bakalan meningkat seiring dengan mulai melambatnya suplai pasokan yang beredar di pasaran.

Dalam laporan pasar properti Jakarta kuartal II-2019, Ferry Salanto, Senior Associate Director Colliers International Indonesia, memproyeksikan bahwa tingkat hunian perkantoran di CBD akan membaik dan mencapai pada level 85% di tahun 2021 mendatang.

“Sejak 2012 hingga 2018 jumlah penyerapannya terbilang lumayan, bisa mencapai 250.000 meter persegi per tahunnya. Hanya saja, selama ini kami melihat pasok yang masuk ke pasaran juga cukup tinggi,” terang Ferry, Rabu (03/07/2019) di gedung World Trade Center I, Jakarta.

Baca Juga: Pasar Perkantoran Sewa Jakarta Masih dalam Kondisi Stagnan

Dengan kondisi itu menurutnya, terjadi ketidakseimbangan antara jumlah pasok masuk dengan penyerapan ruang perkantoran di kawasan CBD Jakarta, sehingga membuat okupansi saat ini berada di level 82,4%.

Hingga pertengahan tahun ini, Colliers Indonesia mencatat total pasok gedung perkantoran di Jakarta telah mencapai 6,62 juta meter persegi. Jumlah tersebut tumbuh 2,7% secara year to date.

Terdapat suplai ruang perkantoran baru sebesar 98.000 meter persegi yang disumbang oleh gedung Millenium Centennial Tower di Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Colliers International: Gedung Perkantoran ‘Sehat’ Akan Semakin Dilirik

Dengan banyak ruang perkantoran yang tersedia dan penambahan pasok baru, Ferry Salanto menilai bahwa kompetisi masih ketat dan pemilik gedung tetap membuka opsi untuk lebih bernegosiasi dalam hal penentuan tarif sewa dengan para tenant.

“Jadi, tergantung dari besaran space kantor yang disewa dan biasanya akan melihat reputasi tenant penyewanya. Apabila dinilai bagus, tentu akan ada posisi negosiasi yang lebih besar,” katanya.

Baca Juga: Pertumbuhan Infrastruktur Kawasan ASEAN Jadi Daya Tarik Investor

Dari survei yang dilakukan oleh Colliers Indonesia, saat ini harga sewa perkantoran kawasan CBD berada pada kisaran Rp284.886 per meter persegi. Nilai sewa itu turun 2,1% secara quartal-on-quartal (qoq).

Konsultan real estat global tersebut memprediksi tarif sewa ruang kantor akan membaik, meskipun hanya tumbuh kurang dari 2% per tahun untuk periode 2019 hingga 2021.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda