Tingkatkan Nilai Investasi Aeropolis, Intiland Gandeng Hospitality Management

Intiland berencana meluncurkan apartemen Aeropolis dengan tipe yang lebih besar akhir tahun ini. Selain itu, perseroan juga memasarkan fasilitas pergudangan di kawasan pengembangan seluas 105 hektar tersebut.

private-gathering-aeropolis-mediapura-travelio-reddoorz-intiland-anto-erawan-rumahhokie-dok
Private Gathering Aeropolis dengan Hospitality Management (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Tangerang) PT Intiland Development Tbk (DILD) terus berupaya meningkatkan nilai investasi apartemen Aeropolis. Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan sejumlah perusahaan hospitality management yang siap membantu para pemilik apartemen untuk menyewakan unit-unit milik mereka.

Saat ini terdapat sedikitnya empat perusahaan hospitality management yang telah beroperasi di kawasan pengembangan seluas 105 hektar di dekat Bandara Soekarno-Hatta ini, yakni Travelio, Aparian Mediapura, Oyo Rooms, dan Red Doorz.

Baca Juga: Gandeng Mediapura, Intiland Rilis Layanan Apartemen Sewa di Aeropolis

“Keempat perusahaan tersebut masing-masing menawarkan dan memiliki skema pengelolaan dan penyewaan unit apartemen yang berbeda-beda,” kata Totonafo Lase, Pimpinan Proyek Aeropolis dalam acara Private Gathering yang dihelat di Aeropolis, Kamis (7/11/2019).

Selain hospitality management, Aeropolis juga menjadi salah satu pengembangan kawasan dekat Bandara yang diminati para operator hotel. Tercatat terdapat empat hotel yang telah beroperasi di kawasan ini yaitu Nunia Inn, Swift Inn, De Green Inn, dan Smart Home Inn yang menyediakan total sebanyak 345 kamar.

Baca Juga: Jalin Sinergi, Intiland dan Travelio Operasikan Apartemen-Hotel di Aeropolis

Totonafo Lase mengakui bahwa banyaknya hotel dan perusahaan hospitality management di Aeropolis tidak lepas dari pesatnya perkembangan yang terjadi kawasan ini. Untuk memenuhi kebutuhan fasilitas hunian, saat ini terdapat sebanyak 4.500 unit apartemen di Aeropolis.

“Ada sekitar 3.600 unit apartemen yang sudah serah terima dan sisanya masih tahap pembangunan dan penyelesaian akhir. Bertambahnya jumlah unit ini semoga bisa memenuhi kebutuhan sewa unit apartemen yang terus meningkat,” ungkap Totonafo.

Tarif Terus Meningkat
Maraknya pertumbuhan hotel dan perusahaan hospitality management dipercaya akan memberikan nilai tambah bagi Aeropolis sebagai sebuah pengembangan kawasan terpadu di dekat bandara Soetta. Sejak diluncurkan tahun 2012, Aeropolis berkembang pesat dan ramai, serta menjadi kawasan yang Vibrant, Liveable, dan Viable.

Perkembangan tersebut salah satunya bisa dilihat dari jumlah warga yang tinggal dan beraktivitas di kawasan ini yang mencapai sekitar 3.000 orang. Perkembangan lainya bisa dilihat dari tingkat okupansi hotel-hotel di kawasan ini yang rata-rata mencapai 70%.

Baca Juga: Intiland Gandeng Travelio Dongkrak Investasi Apartemen Praxis

“Kebutuhan sewa hotel dan apartemen di Aeropolis cukup tinggi dan cenderung terus meningkat. Pada periode tertentu, misalnya saat musim haji atau umroh biasanya hotel-hotel akan penuh dan tidak mampu menampung kebutuhan. Ini karena lokasi kita sangat dekat bandara dan fasilitas yang tersedia cukup lengkap,” ungkapnya lebih lanjut.

Peningkatan kebutuhan terhadap fasilitas penginapan ini menawarkan potensi yang sangat baik kepada para pemilik unit apartemen. Kondisi ini juga menyebabkan tarif sewa apartemen dan hotel di Aeropolis terus meningkat.

Baca Juga: Optimis Pasar Properti Lebih Baik, Ini Strategi Kunci Intiland Tahun Depan

Tarif sewa unit apartemen tipe studio di Aeropolis rata-rata mencapai Rp2,2 juta per bulan atau berkisar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per harinya. Sementara tarif menginap untuk hotel rata-rata beskisar Rp300 ribu per hari dan Rp9,5 juta untuk satu bulan.

Dia Lase optimistis kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas sewa apartemen Aeropolis berkembang pesat dan akan terus meningkat. Tingkat kebutuhan sewa apartemen juga semakin beragam, bukan hanya harian, namun juga sewa untuk mingguan dan bulanan.

Tawarkan Unit Apartemen Baru
Pengembangan kawasan terpadu Aeropolis sejalan dengan arah pengembangan bandara Soetta ke depan. Pengembangan kawasan ini akan semakin masif seiring dengan perkembangan infrastruktur transportasi seperti kereta bandara dan rencana pembangunan jalan tol baru yang menghubungi wilayah Serpong hingga Bandara Soetta.

Mengantisipasi perkembangan tersebut, perseroan telah menyiapkan rencana pengembangan baru di Aeropolis. Perseroan rencanannya akan meluncurkan apartemen baru pada akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Baca Juga: Bukukan Pendapatan Rp1,9 Triliun, Recurring Income Intiland Capai 24,9%

Unit-unit apartemen yang akan diluncurkan memiliki ukuran lebih besar. Unit-unit ini juga akan dipasarkan lengkap dengan perabot dan perkakas atau fully furnished sehingga memudahkan para pembeliannya.

“Kami sedang finalisasi rencana ini. Unit apartemennya lebih luas karena tipe satu kamar dengan kisaran harga mulai Rp350 juta,” ungkapnya.

Baca Juga: Rampung di Kuartal Keempat, Apartemen The Rosebay Terjual 70%

Selain unit-unit apartemen, perseroan saat ini juga memasarkan fasilitas pergudangan yang merupakan salah satu perkembangan terbaru di Aeropolis. Pengembangan tahap pertama meliputi pembangunan 105 unit gudang berbagai tipe ukuran.

“Fasilitas pergudangan ini mendapat sambutan sangat baik dari konsumen. Terbukti dari 85 unit gudang yang dipasarkan, saat ini telah terjual sebanyak 79 unit. Jadi gudang yang siap pakai hanya tinggal enam unit dengan ukuran yang lebih kecil. Sisanya masih ada tetapi harus inden karena belum terbangun,” papar Totonafo.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda