Tips Agar Peranti Elektronik di Rumah Tahan Lama

Kerusakan peralatan elektronik bisa disebabkan berbagai hal. Salah satunya adalah pemakaian yang kurang apik dan perawatan yang tidak memadai.

Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Peranti elektronik seperti televisi, lemari es, mesin cuci, stereo set, DVD player, laptop, atau AC, merupakan pelengkap wajib di rumah. Namun, apa jadinya jika peralatan tersebut rusak?

Kerusakan peralatan elektronik bisa disebabkan berbagai hal. Salah satunya adalah pemakaian yang kurang apik dan perawatan yang tidak memadai.

Sebenarnya merawat alat-alat elektronik di rumah tidak terlalu rumit dan mahal. Syaratnya, Anda harus tahu bagaimana menggunakan dan merawat benda-benda tersebut dengan benar.

Baca Juga: 8 Tips Agar AC Hemat Listrik dan Tahan Lama

Ada beberapa tips agar peralatan elektronik di rumah awet dan tahan lama, berikut pemaparannya:

Gunakan Sesuai Aturan
Pakailah perabot elekronik tersebut secara benar, sesuai aturan yang dianjurkan. Sebelum menggunakan, baca terlebih dahulu petunjuk pemakaian yang ada dalam kemasan.

Kerusakan peranti elektronik juga dapat diakibatkan penggunaannya yang sembarangan. Sebagai contoh, lemari es tidak boleh diisi makanan terlalu padat, karena akan menghambat atau menghalangi sirkulasi pendinginan.

Tegangan Listrik
Tegangan listrik yang tidak stabil (sering naik-turun) merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kerusakan alat elektronik.

Sebelum menggunakan peranti elektronik, periksalah instalasi listrik rumah, apakah tegangan/voltase listrik sesuai dengan kapasitas peranti tersebut.

Sebaiknya gunakan stabilizer yang berfungsi menstabilkan tegangan listrik. Dengan menggunakan peranti  ini, peralatan elektronik lebih aman jika voltase listrik naik atau turun.

Peletakan yang Sesuai
Letakkan peranti elektronik sesuai dengan temperatur mesin. Pastikan pula alat elektronik selalu memiliki sirkulasi udara dan bebas dari halangan. Hindari dari sinar matahari langsung, karena akan merusak perangkat elektronik di dalamnya.

Misalnya, DVD player tidak boleh diletakkan di tempat yang lembap. Mesin DVD player sangat tergantung pada temperatur udara sekitarnya.

Perubahan temperatur udara juga akan membuat mesin tidak dapat beroperasi secara wajar dan akan mengakibatkan kerusakan mesin.

Perhatikan Colokan
Hal lain yang harus diperhatikan—dan mungkin kerap kita abaikan—adalah peletakan colokan (stop kontak, piting, switch, dan lain-lain).

Jika ada beberapa colokan, beri jarak setidaknya 10 cm agar ada sirkulasi udara. Jika terlalu rapat, akan menyebabkan panas. Akibatnya, akan merusak peralatan elektronik.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda