Tips Agen Properti: Tiga Zona Mencari Pembeli Potensial

Ada survei yang menyatakan bahwa sales yang bekerja setelah dilatih terlebih dulu, hasilnya 75% lebih hebat dibanding sales yang tembak langsung.

Tips Agen Properti: Tiga Zona Mencari Pembeli Potensial
Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com

RumahHokie.com – Jika Anda ke Los Angeles, mampirlah ke 6751 Hollywood Blvd. Di situ ada museum khusus menyimpan barang-barang kenangan dari hubungan yang gagal: Museum of Broken Relationships.

Ada cincin, ada selendang, dan kacamata. Ada narasi singkat bagaimana barang tersebut layak dikenang. Unik sih.

Baca Juga: Tips Agen Properti: Mengatur dan Memproteksi Database Klien

Mungkinkah kita punya “Museum of Failed Closings?” Isinya ada segelas airmata kesedihan, ada bangkai HP yang bekas dibanting, dan hak sepatu yang copot gara-gara pontang-panting canvassing sebar flyer.

Mengapa gagal closing? Karena Anda gagal bikin perencanaan. Kata Churchill: “if you fail to plan, you plan to fail”. Jika gagal membuat perencanaan, Anda sedang merencanakan untuk gagal.

Maka, karena closing itu identik dengan buyer, Anda bikin planning tentang buyer selection.

Baca Juga: Trik Hebat Jual Properti dalam Waktu Singkat

Dalam sphere of influence, ada tiga zona mencari konsumen. Zona terdalam adalah core relations yaitu keluarga, sanak famili, dan teman dekat.

Lalu inner group, terdiri dari sekelompok kawan-kawan yang bisa dipengaruhi karena adanya trust. Kelompok ini misalnya teman arisan, sosialita, klub sepeda, dan sesama anggota geng motor.

Terluar, ada outer relations yaitu relasi dan orang-orang yang tidak kita kenal sebelumnya. Outer group ini butuh extra effort untuk bersedia membeli akibat bujukan maut Anda.

Baca Juga: Tips Agen Properti: Pilih Hard Working atau Smart Working?

Jangan pernah sok yakin bahwa tanpa pelatihan sales yang benar, Anda bakal sukses. Ada survei, bahwa sales yang bekerja karena dilatih dulu, hasilnya 75% lebih hebat dibanding yang tembak langsung.

Memang ada yang langsung bisa, tapi Anda bukan bayi bebek yang begitu lahir langsung bisa berenang. Butuh proses, belajar taktik, teknik dan sales plan.

Percaya deh, ada 80% sales gagal dalam enam bulan pertama bekerja. Kelompok inilah yang bakal mengisi barang-barang di museum jika saya membuatnya. Museum Gagal Jualan.

Bersama F. Rach Suherman F. Rach Suherman
Mentor investasi properti nasional ini sebelumnya menjabat CEO di tiga perusahaan properti yang berbasis di Indonesia. Saat ini Suherman juga menjadi dosen dan aktif memberi seminar, pelatihan, dan konsultansi untuk perencanaan dan pemasaran properti.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda