Tips Feng Shui: Dekorasi Rumah Menyambut Lebaran

Ruangan yang akan dihias harus dibersihkan, sehingga segar, bertenaga, dan menimbulkan Chi baru. Debu dan kotoran merupakan sumber Chi buruk.

Tips Feng Shui: Dekorasi Rumah Menyambut Lebaran

Oleh: Mauro Rahardjo & Lelyana Rahardjo

RumahHokie.com – Sebentar lagi Lebaran tiba. Bagi umat Islam, Lebaran merupakan momen spesial selepas Ramadan yang disambut dengan beragam kegiatan, seperti menghias rumah. Ruangan yang dihias terutama ruang tamu dan ruang keluarga yang biasa digunakan untuk berkumpul.

Ruangan yang dihias tentu saja akan mendapat energi baru, ibarat baterai handphone yang di-charge. Demikian pula feng shui ruangan yang akan dihias, tentunya harus dibersihkan terlebih dahulu, sehingga ruangan terasa segar, bertenaga, dan menimbulkan Chi atau Qi baru. Pasalnya, debu, sampah, dan ruangan yang tidak teratur merupakan sumber Sha Chi atau Chi buruk.

Baca Juga: Tips Feng Shui untuk Mendekorasi Kamar Bayi Anda

Lantas, apa hubungannya dekorasi Lebaran dengan feng shui? Jika kita amati, maka upaya orang dalam menata feng shui rumahnya, terkait dengan perabotan, material, warna, dan benda-benda dekoratif, baik yang bersifat permanen, semi permanen atau sementara.

Mungkin ada di antaranya yang hanya menyuguhkan sajian untuk tamu, terutama makanan kering yang diatur dengan cantik. Selama ruangan itu dibersihkan, maka meski hanya sangat sederhana, ruangan ini memiliki nuansa Lebaran.

Ketika ruangan dipakai untuk berkumpul dengan keluarga, bersimpuh pada orang tua dan yang dituakan, ucapan saling memaafkan, serta perasaan kerinduan dan nostalgia dari masing-masing individu akan cenderung mewarnai energi Chi yang ada dalam ruangan itu. Di situlah letak hubungan feng shui dengan hiasan dalam ruang saat Lebaran.

Hal ini menandakan ada rumah yang sudah “siap” untuk berlebaran dan sebaliknya juga ada rumah yang “tidak siap” berlebaran.

Padahal semua orang yang mudik sedikit banyak mengharapkan adanya sensasi nostalgia di rumahnya. Untuk rumah yang tidak dipersiapkan, sedikit banyak akan menimbulkan dampak rasa kekecewaan, mengingat mereka datang dari jauh dan mudik karena menginginkan suasana lebaran yang damai dan bahagia.

Baca Juga: Tips Feng Shui untuk Cegah Pasangan Anda Berselingkuh

Inilah alasan mengapa setiap orang yang merayakan lebaran, sebaiknya mempersiapkan rumahnya untuk menyambut tamu dari jauh, baik sanak keluarga, maupun handai taulan.

Begitu rumah disiapkan bagi keluarga yang mudik, maka energi positif yang kita sebut Chi ini segera bekerja. Di situlah hubungan antara keduanya bisa dirasakan jika kita cukup peka membaca aura ruang dari lingkungan rumah.

Permanen dan Temporer
Ada dua macam tipe dekorasi yang bisa dibedakan: dekorasi yang bersifat permanen dan temporer. Dekorasi yang sifatnya sementara sudah menjadi kebiasaan bagi masing-masing rumah untuk memasang hiasan ketupat dan fitur-fitur Lebaran yang lain.

Sementara dekorasi yang sifatnya lebih permanen, bisa menonjolkan warna-warna yang bersifat Islami.

Dekorasi dengan warna hijau/kehijauan dipadu dengan tanaman cocok untuk ditempatkan di sektor Utara, Timur, Tenggara, dan Selatan.
Dekorasi dengan warna hijau/kehijauan dipadu dengan tanaman cocok untuk ditempatkan di sektor Utara, Timur, Tenggara, dan Selatan.

Warna hijau dipandang warna yang dekat dengan karakter Islami dalam suatu ruangan. Di dalam Feng Shui, warna hijau menyimbolkan unsur Kayu.

Dari delapan penjuru arah kompas sudah memiliki elemen-elemen dasarnya, yaitu:  Utara (Air), Timur dan Tenggara (Kayu), Selatan (Api), Barat dan Barat Laut (Logam), sedangkan Timur Laut, Tengah, dan Barat Daya (Tanah).

Elemen Kayu cocok dengan Air dan Api, karena Air memberi hidup pada Kayu (tanaman), sedangkan Kayu mensupport atau menghidupi Api.

Oleh karena itu, apabila Anda akan menggunakan warna hijau sebagi upaya mendekor ruangan dalam rumah, ada baiknya posisi dari ruangan itu berada pada sektor-sektor:  Utara, Timur, Tenggara, dan Selatan.

Warna hijau kurang cocok digunakan untuk sektor Barat, Barat Daya, Barat Laut, Timur Laut, dan Tengah Ruangan.

Jika demikian, warna apa yang serasi untuk sektor Barat, Barat Laut, Barat Daya, dan Timur Laut? Karena sektor-sektor itu berunsur Logam dan Tanah, maka yang cocok adalah warna Cokelat. Warna ini menyerupai warna padang pasir atau geografi Timur Tengah. Berikut adalah contoh-contoh ruangan berkarakter Islami dengan warna kecokelatan.

Dr. Mauro Rahardjo dan Lelyana Rahardjo adalah Pendiri Feng Shui School Indonesia. Pasangan suami-istri yang tinggal di Surabaya ini merupakan penulis artikel feng shui untuk RumahHokie.com.

Bila Anda memiliki pertanyaan, kirimkan ke: redaksi@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda