Tips Lengkap Buat Pengantin Baru yang Ingin Punya Rumah

Halangan terbesar bagi banyak pasangan muda untuk membeli rumah adalah mengumpulkan uang muka, setelah itu menentukan skema cicilan KPR.

pasangan muda - pengantin baru - rumah - rumahhokie - dok
Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Sudah menikah tapi masih tinggal di rumah mertua? Tentu hal ini terpaksa dilakukan sebagian pasangan muda, lantaran belum memiliki penghasilan cukup untuk membeli rumah.

Halangan terbesar bagi banyak pasangan muda untuk membeli rumah adalah mengumpulkan uang muka atau down payment (DP).

Agar memiliki cukup uang untuk membayar DP, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, seperti menabung, mencari side job, melakukan investasi (bisa dalam bentuk reksadana, deposito, saham, atau emas), atau memanfaatkan aset yang dimiliki seperti kendaraan bermotor.

Tinggal di rumah orang tua atau mertua memberi keuntungan, karena Anda tak harus membayar kontrakan, yang tentu saja menggerus keuangan setiap bulan.

Persoalan lain setelah uang muka didapat adalah menentukan skema cicilan KPR (kredit pemilikan rumah). Bagi Anda pasangan muda, ada beberapa hal perlu dicermati:

Cicilan per Bulan
Hitung penghasilan bulanan Anda dan pasangan, kemudian dikurangi dengan jumlah pengeluaran rutin setiap bulan.  Hasil pengurangan tersebut bisa dijadikan angka cicilan rumah.

Perlu Anda ketahui, bank pengucur KPR menghitung angka kesanggupan mencicil Anda sebesar 30% dari penghasilan bulanan. Bila penghasilan Anda dan pasangan Rp10 juta per bulan, maka Rp3 juta merupakan angka aman bagi Anda mencicil rumah.

Sebaiknya jangan memperbesar nilai cicilan, agar tidak terlibat kredit macet. Sebaliknya, bila Anda ingin cicilan yang lebih ringan, Anda bisa membayar DP lebih besar.

Bebas Utang
Apakah Anda masih memiliki utang? Sebaiknya Anda lunasi sebelum mengajukan KPR. Jika Anda memiliki utang yang telah dilunasi, pastikan urusan terkait utang tersebut telah selesai yang dibuktikan dengan surat bukti pelunasan.

Jika Anda pernah menunggak pembayaran kredit bank lebih dari dua bulan berturut-turut, otomatis Anda masuk daftar hitam (black list) Bank Indonesia.

Perlu diketahui, bank membagi debitur menjadi lima peringkat, yakni lancar, dalam perhatian khusus, kurang lancar, diragukan, dan macet. Anda diberi waktu enam bulan untuk pemulihan peringkat. Setelah kembali mendapat peringkat pertama, Anda baru dapat mengajukan kredit baru.

Baca Juga: Cara Cerdas Agar Pengajuan KPR Disetujui Bank

Mulai Menabung
Mulailah menabung di bank. Lebih disarankan menabung di bank yang mengucurkan KPR. Mengapa demikian? Karena bank yang bersangkutan dapat mengetahui pendapatan bulanan Anda dan lebih mudah menganalisa keuangan Anda.

Data Pribadi
Hal yang tak kalah penting, persiapkan data-data pribadi, seperti KTP, surat nikah, kartu keluarga, slip gaji, NPWP, dan persyaratan pendukung lainnya.

Baca Juga: Apa Syarat Mendapat Kucuran Dana KPR dari Bank?

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda