Tips Membeli Rumah di Pameran Properti dari Penyenggara IPEX

Untuk para konsumen—terutama generasi milenial—yang mencari hunian di pameran properti, ada sejumlah tips yang bisa dilakukan.

ipex-2020-adhouse-anto-erawan-rumahhokie-dok
Indonesia Properti Expo (IPEX) 2020. (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Berkembangnya teknologi informasi yang mendisrupsi banyak model bisnis—termasuk bisnis properti—ternyata tak berpengaruh secara signifikan bagi pameran properti.

“Tren pengunjung pameran properti di 2019 memang turun, namun hal ini disebabkan banyak faktor, dan tahun lalu terutama disebabkan tahun politik yang membuat banyak orang yang menahan investasi,” jelas Gad Permata, Vice President PT Adhouse Clarion Events, penyenggara Indonesia Properti Expo (IPEX).

Baca Juga: Lampaui Ekspektasi, Bank BTN Bukukan Rp4,56 Triliun di Ajang IPEX 2020

Gad mengatakan, di 2020 ini ada kecenderungan bisnis properti mengalami kenaikan, terutama disebabkan stimulus yang diberikan Pemerintah.

“Properti sudah terbukti tahan terhadap segala kondisi, sehingga kami percaya di 2021 properti akan mengalami puncaknya,” kata Gad Permata kepada awak media di sela acara Indonesia Properti Expo (IPEX) 2020.

Tips Beli Properti di Pameran
Untuk para konsumen—terutama generasi milenial—yang mencari hunian di pameran properti, ada sejumlah tips yang bisa dilakukan.

Pertama, Anda harus yakin dengan lokasi yang diinginkan. Sebaiknya lokasi hunian harus dekat dan mudah dicapai dari kantor atau lokasi kegiatan sehari-hari. Untuk itu, infrastruktur dan fasilitas transportasi publik untuk mencapainya harus dapat diandalkan.

Kedua, pilih developer yang memiliki nama atau kredibilitas. Jangan sampai terjebak membeli properti dari developer fiktif atau developer yang memiliki proyek fiktif dengan perizinan yang bermasalah.

Baca Juga: IPEX 2020 Beri Promo Khusus Bagi Generasi Milenial Pencari Properti

“Di sini, kami bisa meyakinkan bahwa semua developer yang ikut di ajang IPEX 2020 tidak ada yang fiktif. Untuk menyaring peserta, kami melakukannya dengan menayakan keanggotaan asosiasi pengembang. Kami juga menanyakan Bank BTN (sebagai partner resmi IPEX) apakah pengembang yang bersangkutan sudah ada PKS (perjanjian kerjasama) atau belum,” kata Mimy Zamilah, Project Director PT Adhouse Clarion Events, menambahkan.

Ketiga, konsumen harus mengetahui kemampuan daya belinya sendiri. Unit rumah dengan harga berapa yang mampu dibeli dan berapa besaran cicilan yang disanggupi per bulannya.

Baca Juga: Bidik Generasi Milenial, Indonesia Properti Expo 2020 Digelar

Keempat, konsumen harus pandai mencari promo dari developer. Biasanya, developer menyediakan banyak promo menarik selama pameran properti, seperti DP 0%, DP bertahap, tunai bertahap, atau promo hadiah langsung dan tambahan fasilitas di hunian. Semua hal itu bisa jadi pertimbangan konsumen.

“Kami menyelenggarakan pameran selama sembilan hari, sehingga konsumen bisa datang lagi, karena mereka perlu waktu lama untuk memutuskan membeli sebuah produk properti, karena mereka biasanya perlu berdiskusi dengan keluarga dan meninjau lokasi. Banyak juga transaksi yang terjadi setelah pameran. Biasanya developer bisa mendapat transaksi sampai tiga bulan setelah pameran,” tutur Gad.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda