Tips Memilih Cat dan Mengaplikasikan di Dinding Rumah

Memilih produk cat harus disesuaikan dengan kebutuhan dan memerhatikan faktor kesehatan. Teknik pengecatan pun perlu dipelajari agar hasil sesuai harapan.

Foto: Pixabay.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Memasuki bulan Ramadan, terlebih menjelang Lebaran, menghias dan mengecat rumah merupakan hal yang paling banyak dilakukan.

Akan tetapi, cat menggunakan bahan kimia tertentu yang dapat mengganggu kesehatan, sehingga pemilihannya pun harus dicermati.

Eksterior dan Interior
Agar cat eksterior tidak retak-retak dan pudar warnanya, pilih cat yang tahan paparan sinar matahari, hujan, dan perubahan suhu. Beberapa produsen menyebutnya dengan nama weatherproof, weathershiled, weathercoat, dan easyshield.

Untuk interior, pilih cat yang tak mudah pudar dan mudah perawatannya, sehingga Anda bisa meminimalkan pengecatan ulang.

Baca Juga: Produk Cat Ini Tawarkan Perlindungan Maksimal untuk Hunian

Aman
Pilih cat tembok yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan serta tidak mengandung bahan kimia timah hitam (Pb) dan merkuri (Hg). Pilih cat yang berlabel free lead, low volatile organic compound (VOC). Biasanya, cat ramah lingkungan tidak mengeluarkan bau yang menusuk hidung.

Mudah Dibersihkan
Cat yang tahan noda dan mudah dibersihkan juga pilihan tepat untuk tembok rumah, apalagi bila Anda memiliki anak yang masih balita.

Aplikasikan cat jenis ini di dapur, garasi, kamar mandi, atau tempat-tempat lain yang rawan kotor. Namun ingat, noda yang bisa di bersihkan bersifat waterbase.

Baca Juga: Penggunaan Warna Hitam Dalam Ruangan, Tepis Kesan Menyeramkan

Teknik Pengecatan
Akan tetapi, mengecat tidak dapat dilakukan sembarangan. Ada teknik dan trik tertentu yang harus diperhatikan, agar mendapatkan hasil yang diharapkan.

  1. Sebelum memulai pengecatan, hal yang harus dilakukan adalah membersihkan ruangan dan menutup bagian ruangan yang dapat terkena cipratan cat dengan koran atau lakban.
  2. Mulai mengecat bagian sudut dinding. Celupkan 1/3 bagian kuas, lalu tekan dan sapu secara perlahan di atas permukaan dinding. Cat bagian sudut dan tepi ruangan dengan lebar sekitar 5 cm.
  3. Untuk bagian tengah dinding, gunakan rol. Untuk mendapat hasil yang baik, sebelum dicelupkan ke dalam cat, basahi roller dengan air untuk cat berbasis lateks atau dengan thinner untuk cat berbasis minyak.
  4. Isi baki atau bak dengan cat secukupnya. Lebih banyak cat tidak selalu mendatangkan hasil yang lebih baik.
  5. Celupkan rol ke depan dan ke belakang sehingga cat merata di seluruh permukaan rol, kemudian tiriskan cat di bagian belakang bak.
  6. Cat dinding dengan bentuk huruf “W” atau “M”. lanjutkan pengecatan hingga seluruh permukaan dinding tertutup cat.
  7. Saat melakukan gerakan “W” atau “M”, jangan angkat rol dari dinding. Teruskan mengecat hingga cat di rol habis.
  8. Ketika cat dalam baki sudah terlihat mengelupas dan mengering, itu tandanya Anda harus menambah cat yang baru.
  9. Setelah pengecatan rata, biarkan cat mengering beberapa jam.
  10. Jika dirasa perlu, lakukan pengecatan ulang hingga mendapat hasil terbaik.

Selamat mencoba!

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda