Tips Menggunakan Skema Warna Monokromatik pada Interior Hunian

Penerapan skema warna monokromatik merujuk pada perpaduan beberapa palet warna yang bersumber dari satu warna dengan intensitas yang berbeda.

(Foto: besthomedesign.com)

RumahHokie.com (Jakarta) – Warna pada interior sebuah hunian memiliki peranan yang penting dalam menghadirkan keindahan. Penerapan warna yang tepat pada desain ruang juga akan mendatangkan efek psikologis yang positif bagi orang-orang di dalam ruangan, sehingga akan menambah kenyamanannya.

Diantara skema warna yang ada, pilihan untuk menghadirkan interior rumah atau apartemen dengan menggunakan jenis warna monokromatik, menjadi alternatif yang banyak dilirik oleh
pemilik hunian. Dengan skema warna monokromatik, interior akan terkesan maskulin dan lebih elegan.

Baca Juga: Fakta Menarik Seputar Desain Interior Kantor LEGO di Istanbul

Mereka yang ingin menerapkan skema warna monokromatik pada interior huniannya, disarankan untuk menerapkan pula gradasi warna utamanya, sehingga ruangan akan terkesan lebih hidup.

Penerapan skema warna monokromatik merujuk pada perpaduan beberapa palet warna yang bersumber dari satu warna dengan intensitas yang berbeda. Walaupun bersumber dari satu warna saja, namun terdapat gradasi warna yang diaplikasikan kedalam desain interior.

Contohnya saja, apabila pemilik hunian memilih warna hitam sebagai warna utama, maka selanjutnya mereka dapat memilih warna-warna yang lebih terang atau lebih gelap dari warna yang dipilihnya.

Pemilik hunian dapat mengkombinasikan berbagai elemen interior, seperti furnitur, lantai hingga aksesori dekoratif. Gradasi warna monokromatik yang tercipta mampu menciptakan tampilan interior yang atraktif dan dinamis.

Baca Juga: Merancang Interior Hunian dengan Nuansa Clean Look Ala Gaya Skandinavia

Warna utama yang dipilih dapat diaplikasikan pada bagian yang menjadi point of interest ruangan. Misalkan, pemilik hunian dapat mengaplikasikan warna hitam pada sofa, karpet ataupun pada salah satu bidang dinding yang menonjol.

Setelah mengaplikasikan warna primer, kemudian terapkan warna sekunder pada bidang  lainnya, misalnya warna putih pada finishing, plafon atau upholstery armchair. Adapun warna aksen seperti abu-abu atau krem bisa ditampilkan melalui elemen dekoratif seperti karpet, gordyn atau cushions.

Sebagai tambahannya, agar tampil lebih dinamis, kolaborasikan dengan elemen lighting berwarna kuning sebagai aksen untuk ‘menghidupkan’ suasana ruang. Penerapan interior dalam satu skema warna (monokromatik) dapat menciptakan nuansa hunian yang indah dipandang.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda