Tips Sukses Investasi Properti dari Investor Andal!

Investasi properti memerlukan kejelian, ilmu, dan pengalaman. Kombinasi inilah yang bikin seorang investor sukses melipatgandakan uang di bisnis riil tersebut.

RumahHokie.com (Jakarta) – Investasi properti memerlukan kejelian, ilmu, dan pengalaman. Kombinasi inilah yang bikin seorang investor sukses melipatgandakan uang di bisnis riil tersebut.

Dari sekian banyak investor properti sukses, RumahHokie.com berkesempatan bertemu dengan Ivan Petrus Sadiq, seorang investor yang saat ini memiliki lebih dari 80 unit apartemen di Jakarta.

Untitled-1
Ivan Petrus Sadiq: Investor harus berani berutang dalam membeli properti (rumahhokie.com/Anto Erawan)

Kepada RumahHokie.com, pria yang menjabat sebagai Chief Operation Auto2000 ini membagi kiat suksesnya berinvestasi properti.

Early Bird

Kiat pertama, menurut Ivan, beli properti saat baru diluncurkan (early bird). Memang pada saat itu, bangunan belum mulai dibangun dan konsumen hanya dapat melihat gambar impresi atau show unit.  Tapi Ivan memastikan bahwa harga properti tersebut akan naik.

“Saya pernah membeli 17 unit apartemen seharga Rp150 juta per unit. Dalam dua tahun, harganya telah menjadi Rp230 juta unit. Padahal, saya membayar unit-unit apartemen tersebut selama dua tahun tanpa bunga,” urainya.

Berani Utang

Menurut Ivan, investor harus berani berutang dalam membeli properti. Tapi dia tak menyarankan berutang dalam bentuk kendaraan, karena harganya akan menyusut—berbeda dengan properti yang harganya terus naik.

“Kenaikan harga properti bisa dipastikan lebih tinggi dari suku bunga bank, akan tetapi tetap saja harus memilih produk properti yang bagus. Jika produk propertinya jelek—seperti kasus apartemen yang miring tempo hari—maka produk tak akan laku di pasar sekunder,” imbuh Ivan.

Lokasi dan Pengembang  

Tips ketiga, lanjut Ivan, adalah memerhatikan lokasi dan developer yang membangun proyek tersebut. Lokasi yang ideal adalah yang dekat dengan beragam fasilitas, mulai fasilitas kesehatan, pendidikan, perbankan, pusat belanja, bahkan akses jalan pun perlu diperhatikan. Pengembang yang baik, biasanya tak pelit menyisihkan lahan untuk ruang publik atau ruang terbuka hijau yang memadai bagi penghuni.

Waktu yang Tepat

Untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal, jelas Ivan, perhatikan timing yang tepat.

“Sebaiknya belilah properti pada saat orang butuh uang, kemudian jual kembali pada saat orang butuh properti,” ujarnya.

Untuk jenis investasi, dia menganjurkan, jika investor ingin berinvestasi dalam jangka waktu panjang, sebaiknya membeli tanah. Sebaliknya, jika memerlukan pengembalian uang dengan cepat, membeli apartemen adalah pilihan tepat.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda