Tips Untung Berbisnis Rumah Kontrakan

Bagi keluarga yang belum mampu membeli rumah, mereka umumnya memilih tinggal di rumah orang tua atau mengontrak rumah yang dekat dengan lokasi mereka beraktivitas.

rumah-lego-rumahhokie-anto-erawan-dok3
Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Rumah sewa atau biasa di sebut rumah kontrakan merupakan investasi yang menarik untuk digeluti. Pasalnya, saat ini tingkat kekurangan suplai hunian (backlog perumahan) masih mencapai 11,5 juta unit.

Di sisi lain, kebutuhan rumah setiap tahun diperkirakan mencapai angka 800 ribu unit, sementara pembangunan rumah belum menyentuh angka satu juta setiap tahunnya.

Baca Juga: Pembangunan Program Sejuta Rumah Capai 896.231 Unit di 2017

Bagi keluarga—terutama keluarga muda—yang belum mampu membeli rumah, mereka umumnya memilih tinggal di rumah orang tua atau mengontrak rumah yang dekat dengan lokasi mereka beraktivitas.

Ceruk pasar inilah yang menarik untuk digarap. Lantas, bagaimana tips berbisnis rumah kontrakan? Simak ulasannya berikut ini.

Lokasi Ideal
Carilah lokasi padat penduduk yang dekat dengan sarana transportasi, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan pasar/mini market.

Baca Juga: Tips Bagi Mahasiswa yang Ingin Membeli Properti

Peminat rumah kontrakan umumnya merupakan karyawan pabrik, pusat belanja, perkantoran, atau mahasiswa. Jadi, lokasi-lokasi yang dekat dengan pusat bisnis dan kampus bisa menjadi pilihan menarik.

Lakukan Survei
Untuk melihat prospek investasi rumah kontrakan, ada baiknya Anda melakukan survei kecil-kecilan.

Baca Juga: Lengkapi Informasi, Pemerintah Lakukan Survei Perumahan

Anda dapat mulai memerhatikan rumah kontrakan atau indekos di wilayah sekitar. Apakah penuh atau kosong? Jika ternyata penuh, maka ada kesempatan bagi Anda untuk membuat rumah kontrakan atau indekos.

Pesaing
Anda bisa memerhatikan fasilitas yang diberikan pesaing kepada penyewa. Jika pesaing tidak memberikan fasilitas apapun, Anda bisa menambahkan beberapa fasilitas standar, seperti air pompa.

Harga
Anda bisa melihat berapa harga yang diberikan oleh pesaing Anda. Jangan memberikan harga yang terlampau tinggi besar dibandingkan dengan pesaing. Akan tetapi dengan fasilitas lebih, Anda juga bisa menaikkan harga sewa agar tak merugi.

Baca Juga: Ini Dia, Tiga Penyebab Properti Bisa Bikin Kaya Raya!

Secara umum, rental yield yang bisa diperoleh dari menyewakan rumah berkisar 8% – 10% per tahun (dihitung dari harga rumah).

Hitung
Jangan lupa hitung berapa pengeluaran yang dihabiskan untuk mengetahui berapa harga sewa yang dapat ditarik. Hitung pula pemasukan dan biaya pengeluaran, sehingga dapat terlihat seberapa besar keuntunganya.

Baca Juga: Cara Mengukur Kesehatan Investasi Properti Anda

Jika suatu ketika keuntungan Anda tidak sesuai dengan yang diharapkan, mungkin sudah saatnya Anda menaikkan harga sewa.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda