Tol Serpong-Balaraja Dongkrak Nilai Investasi Properti Tangerang Selatan

Perkembangan properti Tangerang Selatan (Tangsel) digadang bakal mengalami peningkatan menyusul rampungnya pembangunan Tol Serpong – Balaraja pada 2019.

Proyek pembangunan tol Serpong - Balaraja (Foto: Anto Erawan - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Tangerang) – Perkembangan properti Tangerang Selatan (Tangsel) digadang bakal mengalami peningkatan menyusul rampungnya pembangunan Tol Serpong – Balaraja pada 2019.

Akses jalan bebas hambatan ini merupakan sambungan dari Tol Ulujami – Serpong yang menghubungkan Kota Tangerang Selatan dengan Kabupaten Tangerang.

Di sisi lain, penutupan gerbang tol (GT) Karang Tengah, April 2017, diprediksi makin mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Tangsel.

Perbaikan di sisi infrastruktur ini membuat investasi properti di wilayah Tangsel layak dipertimbangkan, tak hanya hunian tapak, tetapi juga hunian vertikal.

Direktur Marketing Kingland Avenue @Alam Sutra, Bambang Sumargono mengatakan, dalam jangka panjang, pasar apartemen di Tangerang Selatan cukup menjanjikan. Pasalnya, jumlah masyarakat menengah atas terus meningkat, sementara puluhan perguruan tinggi terus bertumbuh.

Menurutnya, hunian vertikal merupakan alternatif tempat tinggal paling bagus untuk mengakomodasi generasi muda dengan kemampuan membeli setara kelas menengah di wilayah Tangerang Selatan.

Kondisi saat ini menunjukkan bahwa Tangsel memang sedang diproyeksikan menjadi kawasan elit bagi masyarakat kelas atas.

“Dengan nilai jual tanah di Tangsel yang saat ini sudah berada di kisaran Rp15 juta hingga Rp25 juta per meter persegi, maka bisa dibayangkan berapa harga rumah tapak dengan luas bangunan 45 meter persegi dan luas tanah 100 meter persegi yang harus Anda bayar? Nah, satu-satunya solusi alternatif paling gampang adalah membeli apartemen. Sebab selain harganya terjangkau, berbagai fasilitas di kawasan tersebut juga bisa Anda nikmati,” urai Bambang panjang lebar.

Capital Gain Menggiurkan
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, imbuh Bambang, Kingland Avenue melalui produk pertamanya The Venetian menawarkan apartemen dengan harga cukup terjangkau, yakni berkisar Rp700 jutaan.

“Dengan harga itu, konsumen sudah bisa memiliki tipe apartemen smart loft one bedroom seluas 45 meter persegi,” kata Bambang yang mengatakan Hong Kong Kingland selaku pengembang akan meluncurkan tower kedua di semester II–2017.

Baca Juga: Kingland Avenue @Alam Sutera Segera Luncurkan Tower Kedua

Bambang menyebutkan, Kingland Avenue sangat cocok bagi para investor yang menginginkan capital gain tinggi. Mengingat tren harga properti yang terus tumbuh seiring dengan kian bertambahnya fasilitas pendukung kawasan di wilayah Tangsel, dimana rata-rata kenaikan nilai jual mencapai lebih dari 12% per tahun.

Penjualan Tower The Venetian yang dilakukan sejak akhir November 2016, tuturnya, mendapatkan respon yang sangat positif dari para investor maupun end-user.

“Saya sangat surprise melihat antusiasme konsumen yang luar biasa saat peluncuran Kingland Avenue. Di tengah lesunya bisnis properti saat ini, penjualan unit-unit apartemen pada The Venetian terbilang laris manis dan saat ini hanya tersisa 25% dari total 600 unit yang kami tawarkan,” jelas Bambang.

Lebih lanjut dia mengatakan, The Venetian memiliki standar kualitas internasional dan menggunakan teknolgi double glazed window dengan warranty leak 10 tahun.

Untuk pembayaran, The Venetian at Kingland Avenue menawarkan cara bayar menarik, seperti cash back 10% untuk pembayaran cash satu bulan atau cash bertahap hingga 12 kali tanpa bunga.

“Selain itu juga tersedia angsuran ringan sebesar Rp5 juta dan Rp8 juta flat selama 48 bulan sampai dengan akhir April 2017,” paparnya.

Kingland Avenue merupakan proyek mixed use yang berada di pinggir Jalan Raya Serpong KM 8, tepat di pintu masuk kawasan Alam Sutera (Flavor Bliss). Proyek di atas lahan 2,2 hektar ini akan merangkum empat tower residensial dan satu tower perkantoran.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda