Topping Off Digelar, Serah Terima Unit Royal Sentul Park Dimulai 2020

Royal Sentul Park dikembangkan dengan pendekatan konsep TOD (transit oriented development) yang mengusung konektivitas berkonsep Green Connectivity.

topping-off-royal-sentul-park-lrt-sentul-adhi-karya-rumahhokie-dok
Topping off Apartemen Royal Sentul Park (Foto: Dok. Adhi Commuter Property)

RumahHokie.com (Bogor) – Mengerjakan proyek sesuai jadwal, PT Adhi Commuter Properti (ACP) melakukan proses topping off (penutupan atap) apartemen Royal Sentul Park of LRT City bertepatan dengan hari jadi Republik Indonesia ke-74, Sabtu (17/8/2019).

“Dengan seremoni tutup apartemen tower pertama ini, kami optimistis bisa melakukan serah terima unit secara bertahap kepada konsumen pada tahun 2020,” tutur Project Director Royal Sentul Park, Nanang Syafrudin Salim, di sela-sela acara topping off.

Baca Juga: Adhi Karya Mulai Proyek LRT City Sentul Seluas 14,8 Hektar

Nanang Syafrudin Salim mengungkapkan, Royal Sentul Park dibangun sejak pertengahan 2017 di area seluas 14,8 hektar. Kawasan yang dikembangkan dalam lima tahap ini akan merangkum 12 tower apartemen, dua tower hotel, satu tower office, dan satu tower universitas.

Di dalam kawasan juga akan tersedia lifestyle mall, shopping arcade, cullinary street, thematic shop houses, community plaza, dan commercial area seluas 147.121 meter persegi.

Menurut Nanang, sejak proyek ini mulai diperkenalkan ke pasaran, progres penjualannya terus meningkat. Tower pertama apartemen Royal Sentul Park setinggi 34 lantai mulai dibangun pada Juli 2017 dan saat ini penjualannya sudah mencapai lebih dari 900 unit.

Baca Juga: Adhi Commuter Properti Rayakan Usia Pertama dengan Capaian Besar

Seiring progres pembangunan proyek LRT, membuat penjualan unit apartemen Royal Sentul Park juga terus meningkat dengan tingkat kenaikan harga (capital gain) mencapai lebih dari 20% selama dua tahun.

Unit apartemen Royal Sentul Park ditawarkan mulai tipe studio berukuran 22 m2 seharga Rp407 juta, 1 kamar tidur (35,5 m2) mulai Rp600 jutaan, dan 2 kamar tidur (50 m2) mulai Rp800 jutaan.

“Saat awal penjualan masih ditawarkan kemudahan pembelian dengan cicil bertahap (installment) hingga 36 kali. Tapi konsumen ditawarkan kemudahan dengan uang muka 10% dan pembayaran Kredit Kepemilikan Apartemen (KPA) dengan harga tunai keras,” imbuhnya.

adhi-karya-lrt-city-sentul-royal-sentul-park-topping-off-by-anto-erawan-rumahhokie-dok
Apartemen Royal Sentul Park (Foto: Anto Erawan – RumahHokie.com)

Konsep TOD dan Green Connectivity
Dia menjelaskan, kawasan Royal Sentul Park dikembangkan dengan pendekatan konsep TOD (transit oriented development). Oleh karena itu, konektivitas berkonsep green connectivity lebih diarahkan kepada pejalan kaki (pedestrian oriented) dan pengguna sepeda. Green connectivity merupakan konsep second ground floor di level podium hijau.

Lebih lanjut, Nanang memaparkan, konsep konektivitas dikemas lebih menarik dan memanjakan penggunanya, sehingga mereka akan mendapatkan pengalaman berjalan kaki dan bersepeda yang mengesankan. Di sini, akses kendaraan bermotor menjadi terpisah dengan pejalan kaki, baik secara horisontal maupun vertikal dengan adanya perbedaan level ketinggian.

Baca Juga: Inilah 5 Prinsip Pengembangan Transit Oriented Development (TOD)

“Selain itu, Green Connectivity juga terintegrasi dengan seluruh bangunan di dalam kawasan Royal Sentul Park yang memudahkan akses penghuni maupun pengunjung untuk menjangkau fasilitas umum maupun ke tower berikutnya,” papar Nanang.

Dia mengakui, dengan fasilitas yang lengkap serta kemudahan akses LRT menjadikan Royal Sentul Park memiliki added value dan prospek yang menjanjikan pada masa mendatang. Kehadiran LRT di kawasan Sentul bakal berdampak positif dalam segi ekonomi maupun infrastruktur di wilayah mitra DKI Jakarta.

“Selain mengurangi kemacetan, kehadiran LRT tersebut dapat mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi pada transportasi massal. Termasuk menumbuhkan pusat ekonomi baru, sebab adanya konsep TOD di sisi stasiun LRT memberikan dorongan aktivitas ekonomi,” terang dia.

suasana-royal-sentul-park-lrt-sentul-adhi-commuter-property-anto-erawan-rumahhokie-dok
Suasana di kawasan Apartemen Royal Sentul Park (Foto: Anto Erawan – RumahHokie.com)

Progres Proyek LRT
Hingga awal Juli 2019, PT Adhi Karya (Persero), Tbk. (ADHI) telah merampungkan pembangunan sekitar 64% prasarana LRT Jabodebek tahap I. Proyek dengan nilai pekerjaan Rp22,8 triliun tersebut diproyeksikan beroperasi efektif pada 2021.

Adapun, rincian lintas pelayanan 1, yakni Cawang-Cibubur mencapai 83,7%, dan lintas pelayanan 2 Cawang-Kuningan-Dukuh Atas mencapai 53%. Sedangkan pada lintas pelayanan 3, untuk Cawang-Bekasi Timur pekerjaannya telah mencapai 57,9%.

Baca Juga: Pembangunan Tahap Pertama LRT City Urban Signature

Di sisi lain, pembebasan lahan LRT Jabodetabek Fase I telah mencapai 70% dan ditargetkan tuntas pada bulan ini. Sementara itu, pembebasan lahan LRT II ditargetkan mulai 2021 usai pembangunan tahap I.

Adhi Karya juga tercatat sebagai kontraktor pembangunan LRT tahap II senilai Rp15,4 triliun atau setara dengan 70% dari nilai pengerjaan LRT tahap I.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda