Trend Forecasting Bantu Produsen Interior untuk Diterima Pasar

Trend forecasting telah membantu perusahaan-perusahaan di industri desain dan kreatif untuk memaksimalkan target penjualan mereka sesuai dengan keinginan pasar.

Trend Forecasting Bantu Produsen Interior untuk Diterima Pasar
Ilustrasi tren interior (Foto: Adhitya Putra - RumahHokie.com)

RumahHokie.com (Jakarta)Trend forecasting atau prediksi tren, saat ini menjadi bagian penting dari setiap perkembangan industri desain arsitektur dan interior. Dengan mengetahuinya, para pelaku industri dapat memprediksi rancangan produk yang akan disukai oleh pasar.

Dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan di pameran Hospitality 2018, Tri Anugrah, Creative Director Indonesia Trend Forecasting (ITF), menjelaskan peramalan tren tersebut telah membantu perusahaan-perusahaan di industri desain dan kreatif untuk memaksimalkan target penjualan mereka sesuai dengan keinginan pasar.

“Produk yang bagus tidak datang dalam sekejap mata. Dibutuhkan banyak usaha dan waktu untuk mewujudkannya, salah satunya dengan trend forecasting untuk memprediksi pasar terlebih dahulu,” tutur Tri.

Baca Juga: Targetkan 7.000 Pengunjung, Hospitality 2018 Resmi Diselenggarakan

Menurutnya, apalagi dengan penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang saat ini telah digunakan dalam proses prediksi pada desain interior maupun arsitektur, turut membantu dalam menentukan tren.

Diskusi ini juga mengangkat perkembangan tren di dunia desain yang kian memanfaatkan
teknologi masa kini.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Industri Interior di Tanah Air Tertekan

Seminar ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang tren global
yang akan datang kepada para desainer atau pengusaha kreatif di Indonesia, khususnya
yang terkait dengan industri hospitality.

Dalam kesempatan yang sama, Strategic Planner BD+A Design, Kafin Noe’man, menjelaskan terdapat empat kriteria pada trend forecasting di tahun mendatang. “Empat karakter itu terdiri dari Enthusiast, Feminine, Pragmatic dan Fashionista, yang menjadi ‘jiwa’ dari tren terbaru,” ujarnya.

Baca Juga: Nestudio: Pentingnya Adaptasi Zaman dalam Industri Furnitur

Kafin mengungkapkan lebih lanjut, pada proses pencarian tren, empat karakter tersebut
dikolaborasikan dengan persona budaya yang ada di Indonesia. Hal itu akan memunculkan
gaya yang baru pada sebuah desain interior.

Wujud dari trend forecasting itu dapat dilihat oleh publik di pameran Hospitality 2018. Ajang yang diselenggarakan di lahan seluas 8.000 meter persegi di JI Expo Kemayoran tersebut, menaungi tiga pameran sekaligus, yakni Furniture & Craft Indonesia, Mozaik Indonesia, dan Hotel Sourcing Indonesia.

Adhitya Putra Pratama
adhitya.putra@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda