Tujuh Trik Jitu Memilih Investasi Properti yang Tepat

Investasi properti mampu menciptakan kekayaan dalam waktu singkat. Syaratnya: Anda harus jeli memilih. Berikut tujuh trik memilih investasi properti yang layak.

Foto: Dok. RumahHokie.com

RumahHokie.com (Jakarta) – Investasi properti yang baik harus mampu menciptakan kekayaan secara luar biasa dengan hasil yang luar biasa dalam waktu yang relatif singkat.

Syaratnya: Anda harus dapat memilih ciri-ciri properti yang tepat untuk dijadikan investasi. Ada tujuh trik jitu dalam memilih investasi properti yang layak.

1. Beli dengan Porsi KPR yang Besar
Hampir semua produk properti saat ini bisa dibeli dengan menggunakan bantuan pendanaan dari bank, baik berupa kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit pemilikan apartemen (KPA).

Namun, properti yang masuk dalam kategori layak investasi adalah properti yang bisa dimiliki seorang investor dengan mengeluarkan uang sesedikit mungkin sebagai uang muka (10% – 15%).

Pasalnya, properti sebagai investasi karena memiliki daya ungkit yang tinggi (high leverage investment). Jadi, semakin banyak menggunakan uang bank untuk membeli properti, semakin kuat posisi investor properti untuk mengelola properti tersebut.

Baca Juga: Ini Dia, Tiga Penyebab Properti Bisa Bikin Kaya Raya!

2. Beli Properti di Bawah Harga Pasar
Properti yang baik untuk dibeli adalah properti yang memiliki nilai jual di bawah harga pasar. Ada berbagai macam alasan dan latar belakang seseorang menjual rumah. Misalnya, karena pindah tugas atau butuh uang karena bangkrut atau kena PHK.

Dalam kondisi terdesak, harga rumah bisa ditawarkan hingga 70% dari harga riil. Namun, umumnya penjual akan meminta pembeli membayar secara tunai (cash keras).

3. Properti dengan Harga Sewa Rendah
Bangunan yang disewakan dengan harga rendah, umumnya memiliki kondisi fisik yang buruk. Kendati demikian, ada potensi peningkatan harga sewa di sana, karena bangunan bisa direnovasi dengan lay out yang baik, desain interior yang di-upgrade, penambahan fasilitas, atau pelebaran bangunan.

Untuk membeli properti dengan ciri seperti ini pilihlah lokasi yang baik, atau kawasan alternatif yang diyakini akan berkembang.

4. Properti dengan Nilai Ekonomi yang Dapat Ditingkatkan
Ada beberapa cara untuk menaikkan nilai ekonomi properti, seperti mendesain ulang properti tersebut, misalnya dengan memperbaiki layout ruang atau mendesain ulang eksterior dan interior.

Cara lain yang bisa meningkatkan value adalah dengan memperluas properti ke belakang, ke samping, atau ke atas. Pada skala bisnis tertentu, adakalanya properti memerlukan space tambahan.

5. Properti dengan Peruntukan yang Bisa Diubah
Ciri properti yang layak menjadi investasi adalah jika peruntukan properti tersebut bisa diubah, sesuai dengan perkembangan kawasan. Misalnya, rumah menjadi ruko, ruko menjadi rukan, low rise menjadi mid rise dan high rise, dan lain-lain.

Properti-properti di wilayah redevelopment area biasanya bisa dialihfungsikan, dari bangunan tua yang jelek dan tak terawat, tetapi memiliki bentuk arsitektur unik, menjadi produk properti yang unik dan menarik.

6. Di Kawasan Sunrise Property
Belilah properti yang tergolong sunrise property, yaitu properti yang baru dan berkembang, baru dan stabil, tua tetapi stabil, serta modern dan baru diperbaiki.

7. Hindari Kawasan Sunset Property
Sebaliknya, Anda harus menghindari properti yang masuk dalam kategori sunset property, yaitu properti yang berusia tua dan menurun, tua dan baru diperbaiki, serta tua dan jelek.

Properti dengan ciri-ciri seperti ini kurang baik secara ekonomi, yang tentu saja tidak terlepas dari kondisi fisik bangunan.

Anto Erawan

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda