Upaya ATR/BPN Lakukan Pendaftaran Aset Tanah Milik BUMN

Menteri ATR/Kepala BPN menyebut, tak hanya aset tanah milik BUMN, aset tanah milik kementerian, lembaga, dan TNI pun belum tertib.

gedung-kementerian-bumn-rumahhokie-dok
Gedung Kementerian Badan Usaha Milik Negara (Foto: bumn.go.id)

RumahHokie.com (Jakarta) – Berupaya menciptakan kepastian hukum atas tanah, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus melakukan kegiatan pendaftaran tanah. Selain mendaftarkan tanah-tanah milik masyarakat, Kementerian ATR/BPN juga melaksanakan pendaftaran tanah milik Kementerian/Lembaga serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Usaha untuk mendaftarkan tanah-tanah milik BUMN dilakukan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kementerian ATR/BPN dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, PT Bank Negara Indonesia (BNI) Persero Tbk, dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero.

Baca Juga: Ini Penyebab Masalah Aset Tanah BUMN Sangat Kompleks

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan A. Djalil dengan Direktur Utama (Dirut) PT BNI (Persero) Tbk, Ahmad Baiquni; Plt. Dirut PT PLN (Persero), Sripeni Inten Cahyani; dan Dirut PT KAI (Persero), Edi Sukmoro.

Selain itu, dilakukan juga Perjanjian Kerjasama antara Kementerian ATR/BPN dengan PT BNI (Persero) Tbk. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama tersebut dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto dan Direktur Hubungan Kelembagaan PT BNI (Persero) Tbk, Adi Sulistyowati.

Baca Juga: Di Tangan Pengembang BUMN, Proyek TOD Dinilai Kurang Greget

Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama ini merupakan bagian rangkaian Rapat Kerja Terbatas (Rakertas) Kementerian ATR/BPN yang berlangsung dari tanggal 12 – 14 November 2019 yang diikuti oleh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pelaksana di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Rapat ini diikuti pula oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi se-Indonesia, serta beberapa Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota.

Dalam sambutannya, Sofyan A. Djalil mengatakan bahwa Kementerian ATR/BPN akan membantu melakukan penertiban aset-aset tanah milik BUMN. Ia mengungkapkan bahwa tidak hanya aset-aset tanah BUMN saja yang tidak tertib.

Baca Juga: Apartemen TOD Terlalu Mahal, Komitmen BUMN Dipertaruhkan

“Aset tanah milik Kementerian/Lembaga maupun TNI juga tidak tertib,” ungkap Sofyan.

Lebih lanjut, dia meminta kepada jajarannya agar dapat membuat database terkait aset-aset tanah milik BUMN yang dapat diakses melalui jaringan komputer.

“Keinginan ini juga harus didukung oleh BUMN. BUMN harus proaktif, serta Kantor Pertanahan harus bekerjasama dengan BUMN di daerah dalam mendaftarkan serta menertibkan aset-aset mereka,” tuturnya.

Baca Juga: Sinergi BUMN Kembali Bangun Tiga Proyek TOD di Jakarta

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri II Kementerian BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengapresiasi peran Kementerian ATR/BPN dalam mendaftarkan aset-aset tanah milik BUMN.

“Kementerian ATR/BPN banyak berperan dalam menerbitkan sertipikat tanah terutama untuk aset kami berupa tanah. Selain itu, banyak membantu kami dalam menyelesaikan sengketa pertanahan yang melibatkan aset tanah BUMN,” kata Kartika Wirjoatmodjo.

Anto Erawan
anto.erawan@rumahhokie.com

Please follow and like us:

Silakan Beri Komentar

Komentar Anda